News

Remaja Sopir Dump Truk Tewaskan Ibu dan Anak di Jalan Raya Praya Tengah

×

Remaja Sopir Dump Truk Tewaskan Ibu dan Anak di Jalan Raya Praya Tengah

Sebarkan artikel ini
Remaja Sopir Dump Truk Tewaskan Ibu dan Anak di Jalan Raya Praya Tengah

Lombok Tengah, Jurnalekbis.com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Jurang Jaler, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (22/10/2025) siang. Sebuah dump truk bernomor polisi DK 8913 QE yang dikemudikan remaja berusia 16 tahun menabrak sepeda motor yang dikendarai seorang ibu bernama Marni, yang saat itu membonceng anaknya Armiansyah.
Keduanya tewas di tempat setelah motor mereka terseret hingga ke selokan.

Menurut keterangan polisi, kecelakaan bermula saat dump truk yang dikemudikan Azhari (16) melaju dari arah selatan menuju utara. Diduga karena kurang pengalaman, sopir remaja itu tidak mampu mengendalikan kendaraan besar yang dikemudikannya saat mencoba menyalip kendaraan lain di depannya.
Truk kemudian keluar jalur dan menabrak motor korban yang datang dari arah berlawanan, dari Kopang menuju Praya.

Baca Juga :  Satlantas Polres Sumbawa Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan

Akibat benturan keras tersebut, sepeda motor korban terseret masuk ke selokan bersama pengendara dan anaknya. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berupaya menolong, namun nyawa ibu dan anak itu sudah tidak tertolong.

“Untuk korban langsung meninggal di tempat, ibu dan anak,” jelas IPDA Sasmita Adika Candra, Kanit Laka Lantas Polres Lombok Tengah, Rabu (22/10/2025).

IPDA Sasmita mengungkapkan, hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa pengemudi dump truk tersebut belum cukup umur untuk memiliki SIM.
“Dari hasil interogasi, pengemudi masih di bawah umur, sekitar 15–16 tahun. Tentunya ini melanggar aturan, karena kendaraan yang dikemudikan termasuk kategori berat (R6) dan memerlukan SIM B1,” ujarnya.

Polisi telah mengamankan kendaraan dan pengemudi dump truk ke Satlantas Polres Lombok Tengah untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Prosesnya kita lakukan penyidikan terlebih dahulu. Karena pelaku masih di bawah umur, nanti akan dikoordinasikan dengan Balai Pemasyarakatan Anak (Bapas),” tambahnya.

Baca Juga :  InJourney Kirim Pengajar Terpilih dari The Mandalika untuk Ikuti Training The Trainer IHH

Dalam kesempatan itu, IPDA Sasmita menegaskan bahwa orang tua memiliki peran besar dalam insiden seperti ini. Ia mengimbau agar para orang tua tidak sembarangan mengizinkan anak di bawah umur untuk mengemudikan kendaraan bermotor, apalagi jenis kendaraan besar seperti dump truk.

“Ini tanggung jawab orang tua, bukan semata kesalahan anak. Anak di bawah umur tidak memiliki kecakapan untuk berkendara, apalagi kendaraan besar yang butuh keahlian khusus,” tegasnya.

Ia menambahkan, banyak kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengemudi muda disebabkan oleh kurangnya pengawasan dan kelalaian orang tua.
“Anak-anak seharusnya masih fokus belajar, bukan mengendarai kendaraan berat di jalan raya,” pungkasnya.

Saat ini, dump truk dan seluruh barang bukti sudah diamankan di Mapolres Lombok Tengah. Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi dan melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Sementara itu, jenazah korban ibu dan anak langsung dievakuasi ke rumah duka oleh warga dan aparat kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *