Lombok Tengah, Jurnalekbis.com – Warga Lingkungan Pengendong, Kelurahan Prapen, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, dikejutkan oleh penemuan seorang bayi tanpa identitas di sebuah berugak (pos ronda) pada Kamis malam (6/11/2025) sekitar pukul 20.20 WITA. Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan hidup dan langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan setempat.
Kasi Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Lalu Brata Kusnadi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, laporan awal diterima dari warga yang mendengar tangisan bayi di sekitar Jalan Kampung Tiwu Lekong.
“Benar, telah ditemukan seorang bayi tanpa identitas oleh warga setempat di wilayah Kelurahan Prapen, Kecamatan Praya,” ujar Brata, Jumat (7/11/2025).
Peristiwa bermula ketika seorang warga bernama Muhsin sedang melintas di jalan kampung tersebut. Ia mendengar suara tangisan bayi yang cukup keras dari arah sebuah poskamling. Merasa curiga, Muhsin kemudian memanggil dua rekannya, Hamzanwadi dan Mohammad Hasiyeim, untuk memastikan sumber suara itu.
Setelah menelusuri lokasi, ketiganya dikejutkan oleh pemandangan tak biasa — seorang bayi tergeletak di berugak dengan kondisi masih hidup. Tanpa menunggu lama, mereka membawa bayi tersebut ke rumah Mohammad Hasiyeim yang berada tak jauh dari lokasi penemuan untuk mendapatkan perlindungan sementara.
Tak berselang lama, sekitar pukul 20.45 WITA, Bhabinkamtibmas Kelurahan Prapen menerima laporan dari warga terkait penemuan tersebut. Pihak kepolisian dari Polsek Praya segera mendatangi lokasi kejadian guna memastikan kondisi bayi serta mengamankan area sekitar.

“Petugas kami langsung menuju lokasi dan mengevakuasi bayi ke Puskesmas Praya untuk mendapatkan perawatan medis,” jelas Iptu Brata.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Praya, sekitar pukul 22.00 WITA, kondisi bayi dinyatakan sehat. Bayi tersebut kini dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) untuk pemantauan lebih lanjut.
“Syukurlah kondisi bayi dalam keadaan sehat. Saat ini masih dirawat di ruang NICU sambil menunggu proses penyelidikan dan langkah selanjutnya,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap identitas orang tua maupun pelaku yang diduga telah meninggalkan bayi malang tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial dan instansi terkait untuk menentukan langkah perawatan lanjutan bagi bayi tersebut.
Warga sekitar mengaku masih terkejut dan prihatin atas kejadian ini. Mereka berharap aparat kepolisian segera menemukan siapa pelaku yang tega meninggalkan bayi tak berdosa itu di tempat terbuka pada malam hari.
Kasus ini menambah daftar panjang temuan bayi terlantar di wilayah Lombok Tengah dalam beberapa tahun terakhir. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor jika mengetahui adanya kejadian serupa atau mendengar informasi terkait pihak yang diduga terlibat dalam penelantaran bayi tersebut.
“Ini bukan hanya persoalan hukum, tapi juga kemanusiaan. Kami mengajak masyarakat untuk peduli dan membantu mengungkap siapa orang tua bayi ini,” tegas Iptu Lalu Brata Kusnadi.













