Lombok Timur, Jurnalekbis.com – Menghadapi cuaca buruk yang kembali melanda wilayah perairan Nusa Tenggara Barat (NTB), Direktorat Polairud Polda NTB mengambil langkah cepat dengan membagikan puluhan life jacket atau pelampung kepada para nelayan di perairan Lombok Timur, Rabu (19/11/2025). Langkah ini dinilai penting mengingat tingginya risiko kecelakaan laut saat gelombang tinggi dan angin kencang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Kegiatan yang dilakukan oleh Kapal Polisi XXI-1001 ini menjadi salah satu upaya preventif Polri untuk menekan potensi kecelakaan di laut. Para nelayan yang tengah melaut maupun bersiap berangkat langsung mendapat pembagian pelampung serta edukasi terkait keselamatan maritim. Langkah ini sekaligus menjadi respons cepat aparat kepolisian terhadap laporan meningkatnya aktivitas nelayan di tengah kondisi cuaca yang berubah drastis.
Dirpolairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembagian pelampung merupakan bagian dari program “Polisi Penolong Masyarakat” yang terus dijalankan Polairud. Menurutnya, keselamatan nelayan menjadi prioritas utama, terlebih di musim hujan ketika cuaca tidak bisa diprediksi.
“Kami menyadari nelayan adalah kelompok yang paling rentan ketika cuaca buruk datang. Ombak tinggi dan angin kencang bisa terjadi tiba-tiba. Karena itu kami membagikan pelampung ini sebagai bentuk antisipasi dan upaya meminimalkan risiko kecelakaan,” ujar Kombes Pol Boyke.

Selain memberikan pelampung, petugas Polairud juga menyampaikan imbauan agar para nelayan selalu mengikuti informasi cuaca dari BMKG sebelum berangkat melaut. Aparat meminta nelayan untuk tidak memaksakan diri turun ke laut jika kondisi angin atau gelombang berada dalam status peringatan dini. Petugas juga mengingatkan pentingnya membawa peralatan keselamatan tambahan seperti lampu penerangan, alat komunikasi, dan perlengkapan darurat.
Respons nelayan terhadap kegiatan ini pun sangat positif. Banyak dari mereka mengaku bantuan pelampung sangat berguna, terutama bagi nelayan kecil yang selama ini tidak memiliki peralatan keselamatan memadai. Mereka juga mengapresiasi kepedulian Polairud Polda NTB yang tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat pesisir.
“Kami sangat berterima kasih. Kadang kami tetap melaut meski ombak tinggi karena kebutuhan ekonomi. Dengan adanya pelampung ini, kami merasa sedikit lebih tenang,” ujar salah satu nelayan di perairan Lombok Timur.
Polda NTB menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala, terutama di wilayah dengan kerawanan cuaca ekstrem. Polairud juga mengimbau seluruh masyarakat yang beraktivitas di laut untuk mengutamakan keselamatan dan tidak menyepelekan peringatan cuaca dari otoritas terkait.
Dengan cuaca yang semakin tidak menentu, edukasi dan peralatan keselamatan seperti ini dinilai sangat penting untuk mencegah jatuhnya korban jiwa. Polairud Polda NTB berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di perairan, terutama selama musim penghujan yang puncaknya diperkirakan terjadi dalam beberapa bulan ke depan.














