NewsNusantara

Banjir Terjang Dompu, Rumah Rusak dan Jalan Amblas di Kecamatan Pekat

×

Banjir Terjang Dompu, Rumah Rusak dan Jalan Amblas di Kecamatan Pekat

Sebarkan artikel ini
Banjir Terjang Dompu, Rumah Rusak dan Jalan Amblas di Kecamatan Pekat

Dompu, Jurnalekbis.com – Bencana banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (22/1/2026) siang. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu menyebabkan kerusakan rumah warga, tergerusnya jalan, hingga rusaknya jaringan pipa air bersih.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, Sadimin, mengatakan banjir terjadi sekitar pukul 12.00 WITA dan berdampak pada empat desa, yakni Desa Doropeti, Calabai, Beringin Jaya, dan Soritatanga.

“Curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi sejak Rabu hingga Kamis siang di seluruh wilayah Kabupaten Dompu. Kondisi ini memicu luapan air dan mengakibatkan banjir di Kecamatan Pekat,” ujar Sadimin dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga :  Inflasi Bulanan Gabungan di NTB Lebih Rendah Dibandingkan Inflasi Nasional

Berdasarkan data sementara BPBD, dampak terparah terjadi di Desa Doropeti. Satu unit rumah warga dilaporkan mengalami rusak berat dan satu kepala keluarga terdampak langsung. Selain itu, jalan sebelum jembatan di desa tersebut tergerus arus banjir, sehingga membahayakan akses warga.

Sementara di Desa Calabai, jaringan pipa air bersih sepanjang kurang lebih 100 meter terbawa arus banjir. Kerusakan serupa juga terjadi di Desa Beringin Jaya, di mana pipa air bersih warga ikut hanyut akibat derasnya aliran air.

Adapun di Desa Soritatanga, banjir menyebabkan jalan lintas Calabai mengalami amblas, sehingga mengganggu mobilitas masyarakat dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Provinsi NTB langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Dompu serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Dompu diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dampak bencana dan pengumpulan data lapangan.

Baca Juga :  Sirkuit Mandalika Lakukan Pemotongan Aspal Demi Homologasi FIA Grade-3

“BPBD Kabupaten Dompu juga telah berkoordinasi dengan aparat kecamatan dan desa, serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat,” kata Sadimin.

Dalam penanganan di lapangan, personel gabungan yang terlibat terdiri dari TRC-PB BPBD Kabupaten Dompu, unsur TNI dan Polri, serta aparatur desa, kelurahan, dan kecamatan setempat.

BPBD mencatat sejumlah kebutuhan mendesak yang perlu segera ditangani, di antaranya perbaikan rumah warga yang rusak, pemulihan sarana dan prasarana vital khususnya jaringan pipa air bersih di Desa Calabai dan Beringin Jaya, serta langkah antisipasi terhadap potensi longsoran di sekitar jembatan Dusun Samada, Desa Doropeti.

Hingga Kamis sore, kondisi cuaca di wilayah terdampak masih diguyur hujan dengan intensitas rendah hingga sedang. BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada, mengingat NTB saat ini telah memasuki musim hujan dan sebagian wilayah berada pada periode puncak.

Baca Juga :  Korem 162/WB Kerahkan Ratusan Personel TNI Evakuasi Korban Banjir Riverside Mataram

“Masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologis seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor yang bisa terjadi secara tiba-tiba,” ujar Sadimin.

BPBD memastikan terus memantau perkembangan situasi dan siap melakukan langkah lanjutan apabila kondisi cuaca memburuk atau terjadi dampak tambahan di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *