Mataram, Jurnalekbis.com– Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Polri untuk memastikan pelayanan publik berjalan profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan warga.
Bimtek berlangsung di Hotel Lombok Plaza, Selasa (20/1/2026), dan diikuti seluruh Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren) Polres/ta jajaran Polda NTB serta perwakilan personel dari masing-masing satuan kerja. Kegiatan dibuka langsung oleh Karo Rena Polda NTB, Kombes Pol. Susilo Setiawan.
Dalam arahannya, Susilo menegaskan bahwa Bimtek ini bertujuan meningkatkan pemahaman teknis evaluasi pelayanan publik sekaligus mengukur Indeks Pelayanan Publik (IPP) secara objektif. IPP tersebut menjadi tolok ukur kualitas layanan sekaligus dasar perbaikan berkelanjutan di seluruh unit pelayanan Polda NTB.
“Pelayanan publik tidak berhenti pada pengumpulan data. Yang paling penting adalah menyiapkan evaluator yang kompeten agar hasil evaluasi benar-benar mendorong peningkatan kualitas layanan,” kata Susilo.
Ia menjelaskan, peningkatan kapabilitas evaluator tingkat I dan II menjadi perhatian utama, khususnya dalam penggunaan instrumen terbaru Formulir F01, F02, dan F03 sesuai Permenpan RB Nomor 29 Tahun 2022.
Susilo memaparkan enam aspek utama dalam evaluasi PEKPPP, yakni kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana dan prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan melalui SP4N-LAPOR, serta inovasi pelayanan publik.
Menurutnya, seluruh proses evaluasi harus berpegang pada prinsip objektif, sistematis, berkelanjutan, transparan, akuntabel, dan inklusif.
“Kami berharap peserta mengikuti Bimtek ini dengan serius agar hasilnya berdampak nyata pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Polda NTB dan jajaran,” ujarnya.
Melalui Bimtek PEKPPP ini, Polda NTB menegaskan komitmennya menghadirkan layanan kepolisian yang semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.













