News

Polda NTB Latih Satpam PLN Lombok, Fokus Antisipasi Gangguan Keamanan

×

Polda NTB Latih Satpam PLN Lombok, Fokus Antisipasi Gangguan Keamanan

Sebarkan artikel ini
Polda NTB Latih Satpam PLN Lombok, Fokus Antisipasi Gangguan Keamanan

Mataram, Jurnalekbis.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) terus memperkuat peran satuan pengamanan sebagai garda terdepan keamanan di lingkungan kerja strategis. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas), Polda NTB menggelar pembinaan teknis bagi anggota Satuan Pengamanan (Satpam) Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT Gapeksindo Jaya Bersama yang bertugas di PLN Unit Pelaksana Konstruksi (UPK) Lombok Mataram, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor PLN UPK Lombok Mataram, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela itu diikuti seluruh personel Satpam yang bertugas di unit tersebut. Pembinaan difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis dan pemahaman prosedur pengamanan di lingkungan objek vital.

Materi pembinaan disampaikan langsung oleh Kepala Subdirektorat Bina Satpam dan Polsus Ditbinmas Polda NTB, AKBP Iwan Syahrial, S.E. Para peserta dibekali pengetahuan terkait langkah-langkah awal penanganan gangguan keamanan, deteksi dini potensi ancaman, serta tata cara koordinasi dengan kepolisian saat menghadapi situasi darurat.

Baca Juga :  Bocah 7 Tahun Hanyut di Parit Semogen

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan pembinaan tersebut merupakan bagian dari tugas pokok Direktorat Binmas dalam membina dan meningkatkan kapasitas Satpam sebagai mitra Polri di lapangan.

“Satpam memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan di lingkungan kerja. Karena itu, pembinaan dilakukan secara berkelanjutan agar kemampuan dan profesionalisme mereka terus meningkat, seiring dinamika situasi keamanan,” kata Kholid.

Ia menegaskan, keberadaan Satpam yang profesional sangat penting, terutama di lingkungan objek vital seperti PLN yang berperan langsung dalam pelayanan publik. Sinergi yang baik antara Satpam dan kepolisian diharapkan mampu meminimalisir potensi gangguan keamanan.

“Kami berharap pembinaan ini memperkuat koordinasi dan respons awal Satpam, sehingga upaya pencegahan dan penanganan gangguan keamanan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *