News

Wakapolda NTB Ikut Fun Bike Ulama–Umara di Mandalika, Dilanjutkan Sholawat di Pantai Kuta

×

Wakapolda NTB Ikut Fun Bike Ulama–Umara di Mandalika, Dilanjutkan Sholawat di Pantai Kuta

Sebarkan artikel ini
Wakapolda NTB Ikut Fun Bike Ulama–Umara di Mandalika, Dilanjutkan Sholawat di Pantai Kuta

Lombok Tengah, Jurnalekbis.com –  Suasana Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, tampak berbeda pada Ahad (25/1/2026) sore. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Wakapolda NTB) Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., ikut meramaikan kegiatan Fun Bike Ulama dan Umara 2026 bersama tokoh agama, pejabat daerah, serta ratusan masyarakat.

Kegiatan gowes santai itu dimulai sekitar pukul 16.00 Wita dengan rute mengelilingi kawasan sirkuit Mandalika. Lokasi tersebut dipilih tidak hanya sebagai ikon olahraga otomotif nasional, tetapi juga untuk menghadirkan suasana kebersamaan yang memadukan gaya hidup sehat dan promosi sport tourism di NTB.

Brigjen Pol. Hari Nugroho tampak menyatu bersama peserta, mengenakan pakaian olahraga, dan mengikuti seluruh rangkaian fun bike hingga garis akhir. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat hubungan antara ulama, umara, dan masyarakat.

Baca Juga :  IM3 Platinum: Nomor Eksklusif & Jaringan Stabil, Pilihan Gen Z!

“Momentum seperti ini penting untuk mempererat silaturahmi antara ulama dan umara, sekaligus mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat,” ujar Hari Nugroho di sela kegiatan.

Ia menilai, kebersamaan dalam kegiatan nonformal seperti olahraga mampu menciptakan ruang dialog yang lebih cair, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah dan aparat keamanan.

Usai fun bike, agenda kebersamaan berlanjut pada malam hari. Sekitar pukul 19.00 Wita, Wakapolda NTB kembali hadir dalam kegiatan Mandalika Bersholawat dan Doa Bersama yang digelar di kawasan Pantai Kuta Mandalika. Acara ini dipimpin oleh Abuya Al Habib Zain bin Abuya Al Habib Hasan Baharun dan diikuti ribuan jamaah.

Lantunan sholawat menggema di sepanjang pesisir pantai, menciptakan suasana khidmat. Jamaah tampak kompak mengenakan busana hitam putih dan berpeci hitam, mengikuti doa bersama dengan penuh kekhusyukan.

Baca Juga :  SKALA dan LIDI NTB Gelar Sosialisasi Penyusunan RAD-PD untuk Percepatan Pembangunan Daerah Inklusif Disabilitas di NTB

Brigjen Pol. Hari Nugroho menyebut, rangkaian acara tersebut membawa pesan kuat tentang persatuan, ketenangan batin, dan kedamaian sosial di NTB.

“Doa dan sholawat menjadi penguat batin. Sinergi antara ulama dan umara adalah fondasi penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, pendekatan keamanan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat penguatan nilai spiritual dan kebersamaan sosial. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara tokoh agama, pemerintah, dan aparat keamanan menjadi kunci menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Sepanjang rangkaian kegiatan, pengamanan dilakukan oleh jajaran kepolisian setempat, termasuk Kapolres Lombok Tengah yang turut hadir sebagai pejabat pendamping. Kehadiran aparat dinilai memberi rasa aman dan nyaman bagi peserta, baik dalam fun bike maupun acara sholawat.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Terjang Rumah Lansia di Bejelo

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan posisi Mandalika bukan hanya sebagai destinasi wisata dan olahraga bertaraf internasional, tetapi juga sebagai ruang publik yang mampu menyatukan nilai spiritualitas, kebugaran, dan persaudaraan masyarakat NTB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *