Hukrim

Gubernur NTB: Kekerasan Seksual di Pesantren Tak Boleh Ditoleransi

×

Gubernur NTB: Kekerasan Seksual di Pesantren Tak Boleh Ditoleransi

Sebarkan artikel ini
Gubernur NTB: Kekerasan Seksual di Pesantren Tak Boleh Ditoleransi

Mataram, Jurnalekbis.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengecam keras dugaan tindak kekerasan seksual terhadap dua santriwati yang diduga dilakukan pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur. Ia menegaskan bahwa negara harus hadir melindungi korban dan memastikan keadilan ditegakkan.

Menurut Iqbal, kekerasan seksual merupakan kejahatan serius yang merusak masa depan korban, terutama jika menimpa perempuan dan anak di lingkungan pendidikan.

“NTB harus menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang. Tidak boleh ada kompromi terhadap pelaku kekerasan seksual,” ujarnya.

Iqbal menegaskan, meski kasus terjadi di lingkungan pesantren, publik tidak boleh memberikan stigma negatif terhadap institusi pendidikan keagamaan secara keseluruhan. Ia menilai kasus tersebut merupakan perbuatan oknum yang harus diproses secara hukum tanpa menggeneralisasi lembaga.

Baca Juga :  Bobol Rumah Polisi Siang Bolong, Kaki Pencuri Ini Ditembak Polisi

Pemerintah Provinsi NTB, lanjut Iqbal, memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum dalam mengusut perkara tersebut secara menyeluruh, termasuk membuka peluang ditemukannya korban lain.

Selain aspek penegakan hukum, Pemprov NTB juga memprioritaskan pemulihan korban. Pendampingan psikologis, medis, dan sosial akan diberikan secara berkelanjutan dengan melibatkan Dinsos P3A NTB, RS Mutiara Sukma, serta LPA Kota Mataram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *