News

Pemuda 22% Penduduk RI, Miq Iqbal: Kaderisasi Jadi Kunci Masa Depan Bangsa

×

Pemuda 22% Penduduk RI, Miq Iqbal: Kaderisasi Jadi Kunci Masa Depan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Pemuda 22% Penduduk RI, Miq Iqbal: Kaderisasi Jadi Kunci Masa Depan Bangsa

Mataram, Jurnalekbis.com – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa sekitar 22 persen dari total penduduk Indonesia merupakan kelompok usia muda. Potensi tersebut, menurutnya, hanya akan bermakna jika dikelola melalui proses kaderisasi yang terencana, berjenjang, dan berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan Miq Iqbal saat menghadiri kegiatan stabilisasi dan pelatihan kader yang digelar Majelis Ijtima Pemuda (MIP) di Kantor PWNU NTB.

Ia menilai kaderisasi bukan sekadar agenda organisasi, melainkan investasi strategis jangka panjang bagi pembangunan daerah dan masa depan bangsa. Proses pembinaan kader, dari tahap dasar hingga lanjutan, harus dipahami sebagai peningkatan kapasitas komunitas, bukan sekadar formalitas struktural.

“Perubahan yang efektif hanya bisa lahir dari niat baik yang dibarengi dengan kemampuan yang baik. Dengan itu, politik dan gerakan sosial dapat menjadi ruang pengabdian yang sehat dan produktif,” ujar Iqbal.

Baca Juga :  Drone Berbahan Bakar Pertamax, Terobosan Baru PT Len Industri

Gubernur mengapresiasi langkah MIP yang telah menjangkau ratusan ribu peserta dalam proses stabilisasi dan pelatihan kader. Menurutnya, capaian itu menjadi bukti keseriusan membangun sumber daya manusia yang siap belajar, berproses, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Ke depan, Iqbal berharap kaderisasi dapat diperluas hingga ke tingkat paling bawah dengan muatan konteks lokal, mulai dari informasi, kebudayaan, hingga tantangan sosial khas daerah. Ia juga menekankan pentingnya keselarasan visi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah.

“Pembangunan nasional tidak bisa dilepaskan dari realitas daerah,” tegasnya.

Ketua Tanfidziyah PWNU NTB Masnun Tahir menilai generasi muda memikul amanah besar di tengah transformasi sosial, politik, dan kebudayaan. Karena itu, kader harus dibekali nilai keilmuan, kepemimpinan, serta kedewasaan sikap.

Baca Juga :  NTB Kirim Puluhan Ribu Sapi dan Kerbau untuk Idul Adha, Tersisa Kuota Berapa?

Sementara Ketua PW GP Ansor NTB Irpan Suriadiata mengungkapkan, dari 89 pendaftar calon pimpinan cabang, sebanyak 43 kader dinyatakan lolos seleksi. Saat ini, struktur organisasi Ansor telah menjangkau sekitar 50 desa, dengan sejumlah cabang mampu menggelar Pendidikan Kader Dasar secara mandiri.

“Organisasi dibangun dengan pikiran, jiwa, dan materi secara mandiri agar memiliki daya tahan dan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Irpan.

Kegiatan ini menjadi sinyal kuat bahwa gerakan pemuda di NTB siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong kebijakan dan mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *