Lombok Timur, Jurnalekbis.com – Kebakaran melanda rumah warga di Dusun Bagek Anjar, Desa Wanasaba Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (14/2/2025) sekitar pukul 14.34 Wita. Peristiwa itu sempat membuat panik warga karena terjadi di kawasan padat penduduk.
Api menghanguskan satu unit rumah milik warga setempat. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 75 juta.
Danton Regu III Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lombok Timur, Junaidi, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu ada laporan masuk, kami segera meluncur ke lokasi. Kami kerahkan dua mobil armada dengan sekitar 12 personel,” ujar Junaidi saat dikonfirmasi.
Petugas Damkarmat dibantu warga sekitar bahu-membahu memadamkan api yang sudah membesar. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih satu jam hingga kondisi dinyatakan aman dan tidak ada potensi api kembali menyala.
“Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan. Korban jiwa dan luka nihil,” tambah Junaidi.

Menurutnya, lokasi kebakaran berada di lingkungan permukiman yang cukup rapat, sehingga petugas harus bekerja ekstra agar api tidak merembet ke rumah lain. Akses jalan yang sempit juga sempat menjadi tantangan bagi armada pemadam saat menuju titik kejadian.
Meski demikian, respons cepat petugas bersama warga dinilai berhasil mencegah kebakaran meluas. Setelah api padam, petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Petugas belum dapat memastikan apakah api berasal dari korsleting listrik, kompor, atau sumber lainnya.
“Kami masih dalami penyebabnya. Yang jelas, kerugian material diperkirakan sekitar Rp 75 juta,” jelas Junaidi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk. Damkarmat Lombok Timur juga mengimbau warga rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan kompor dalam kondisi aman, serta tidak meninggalkan api menyala tanpa pengawasan.
Selain itu, warga diharapkan segera melapor ke petugas jika melihat tanda-tanda kebakaran, agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin dan risiko kerugian dapat diminimalkan.
“Kami selalu siap siaga. Tapi peran masyarakat juga sangat penting, terutama dalam memberikan laporan cepat,” pungkas Junaidi. (Tony).













