News

Dari Guru ke Aktivis: Muhammad Ibnu Ardi Pimpin Perubahan Inklusi Bersama LIDI Foundation

×

Dari Guru ke Aktivis: Muhammad Ibnu Ardi Pimpin Perubahan Inklusi Bersama LIDI Foundation

Sebarkan artikel ini
Dari Guru ke Aktivis: Muhammad Ibnu Ardi Pimpin Perubahan Inklusi Bersama LIDI Foundation

Lombok Timur, Jurnalekbis.com – LIDI Foundation resmi menunjuk Muhammad Ibnu Ardi sebagai Sekretaris baru. Penunjukan ini diharapkan memperkuat kerja advokasi dan pemberdayaan penyandang disabilitas, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Ibnu Ardi dikenal sebagai pendidik sekaligus aktivis organisasi yang selama ini aktif mendorong isu inklusi sosial. Latar belakang hidupnya sebagai penyandang disabilitas sejak kecil dinilai memberi perspektif penting dalam memperjuangkan hak-hak kelompok rentan.

Ketua LIDI Foundation menyebut penetapan Ibnu sebagai Sekretaris merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus memastikan setiap program berbasis pengalaman nyata penyandang disabilitas.

“Pengalaman hidup dan pengabdian beliau di dunia pendidikan serta organisasi menjadi modal penting bagi LIDI dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas,” ujar perwakilan LIDI Foundation, Minggu  (15/2).

Baca Juga :  Prabowo Nyatakan Perang Terhadap Sampah, 34 Proyek Waste to Energy Dibangun di 34 Kota

Ibnu Ardi lahir di Lenek Lauk pada 1986. Ia merupakan anak keempat dari enam bersaudara. Sejak lahir, Ibnu menyandang disabilitas akibat polio. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan langkahnya untuk menempuh pendidikan dan aktif dalam kegiatan sosial.

Karier profesionalnya dimulai sebagai guru honorer pada 2010. Hampir sembilan tahun ia mengabdi di sekolah swasta dengan keterbatasan fasilitas dan kesejahteraan. Pada 2019, Ibnu resmi diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Penugasan pertamanya sebagai PNS berlangsung di MTs Negeri 1 Lombok Tengah hingga 2023. Setelah itu, ia dipindahkan ke MTs Negeri 2 Lombok Timur dan dipercaya mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia sekaligus membina ekstrakurikuler jurnalistik. Peran tersebut sejalan dengan minatnya di bidang literasi dan kepenulisan.

Baca Juga :  OJK NTB Dorong UKM Manfaatkan Pasar Modal untuk Kembangkan Usaha

Di luar dunia pendidikan, Ibnu juga aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. Saat ini, ia menjabat Ketua PK KNPI Kecamatan Lenek. Terbaru, ia terpilih sebagai Koordinator Divisi Sosial, Ekonomi, dan Keuangan PCNW Kecamatan Lenek untuk periode 2026–2031.

Menurut LIDI Foundation, kehadiran Ibnu di jajaran pengurus inti diharapkan mampu memperkuat arah kebijakan organisasi, terutama dalam mendorong program-program yang berpihak pada penyandang disabilitas berbasis kebutuhan lapangan.

LIDI Foundation sendiri selama ini fokus pada pendampingan komunitas disabilitas, advokasi kebijakan inklusif, serta penguatan kapasitas individu melalui pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.

Dengan latar belakang sebagai pendidik sekaligus penyandang disabilitas yang berhasil menembus ruang kepemimpinan, Ibnu Ardi diharapkan mampu menjadi jembatan antara komunitas akar rumput dan pengambil kebijakan. Organisasi menargetkan penguatan jejaring lintas sektor agar isu inklusi tidak berhenti pada wacana, tetapi terimplementasi dalam program konkret di daerah.

Baca Juga :  PW GP Ansor NTB Gelar Latihan Instruktur I, Siapkan Kader Tangguh

Penunjukan ini juga dinilai sebagai momentum untuk memperluas dampak kerja LIDI Foundation di NTB, sekaligus mempertegas bahwa penyandang disabilitas bukan sekadar objek kebijakan, melainkan subjek utama pembangunan yang setara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *