Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Memanfaatkan momentum Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lombok Barat menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga sekitar serta membuka layanan cek kesehatan gratis bagi pengunjung dan keluarga warga binaan, Jumat (27/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan sosial sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan lapas.
Sebanyak 25 paket sembako dibagikan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar area lapas. Di saat yang sama, pengunjung yang datang membesuk keluarga mereka mendapat akses pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya. Layanan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga konsultasi medis ringan bersama tim dokter dan petugas kesehatan lapas.
Kepala Lapas Lombok Barat melalui Kepala Subbagian Tata Usaha, Novan Leksono Putro, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang rutin dilakukan, khususnya pada momen keagamaan.
“Kami berbagi dengan masyarakat sekitar lapas dan tetap memberikan layanan kesehatan yang dibutuhkan para pengunjung. Kegiatan seperti ini juga rutin kami laksanakan setiap bulan sebagai bagian dari pelayanan dan kepedulian sosial,” ujar Novan kepada wartawan.
Menurutnya, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai solidaritas dan empati, terutama bagi warga yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa keberadaan lapas tidak hanya menjalankan fungsi pemasyarakatan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar.
Di lokasi kegiatan, sejumlah warga tampak antre menerima bantuan sembako. Paket yang dibagikan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama bulan puasa.

Sementara itu, layanan cek kesehatan gratis disambut antusias oleh para pengunjung. Beberapa di antaranya mengaku terbantu karena dapat memeriksa kondisi kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan lain.
Salah seorang pengunjung, Rahma (38), mengaku baru mengetahui kadar tekanan darahnya setelah mengikuti pemeriksaan di lapas. “Tadi dicek tensi dan gula darah. Alhamdulillah normal. Lumayan membantu, apalagi sekarang lagi puasa,” katanya.
Petugas medis lapas menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan selama Ramadan penting untuk memastikan kondisi tubuh tetap stabil, terutama bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Pemeriksaan sederhana seperti tekanan darah dan kadar gula dapat menjadi deteksi awal terhadap potensi gangguan kesehatan.
Novan menambahkan, kegiatan bakti sosial ini tidak hanya berfokus pada pembagian bantuan, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih terbuka antara pihak lapas dan masyarakat.
“Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini, kami berharap kehadiran lapas dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia memastikan kegiatan sosial serupa akan terus dilakukan secara berkala, baik dalam bentuk bantuan langsung maupun pelayanan kesehatan. Langkah tersebut, kata dia, sejalan dengan upaya peningkatan pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan.
Dengan kegiatan bakti sosial Ramadan ini, Lapas Lombok Barat berupaya menunjukkan peran yang lebih inklusif di tengah masyarakat. Tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan warga binaan, institusi ini juga ingin memperkuat kontribusi sosialnya, khususnya bagi warga sekitar dan keluarga yang datang membesuk














