NewsNusantara

Mudik Lebaran 2026: Polisi Pantau Ketat Jalur Laut Lembar–Padangbai

×

Mudik Lebaran 2026: Polisi Pantau Ketat Jalur Laut Lembar–Padangbai

Sebarkan artikel ini
Mudik Lebaran 2026: Polisi Pantau Ketat Jalur Laut Lembar–Padangbai

Lombok Barat, Jurnalekbis.com– Arus penyeberangan di Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Padangbai, Bali, terpantau berjalan lancar menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026. Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan pemantauan intensif guna memastikan aktivitas penyeberangan masyarakat berlangsung aman dan tertib.

Pemantauan dilakukan pada Sabtu (7/3/2026) dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis di area pelabuhan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya antisipasi terhadap potensi peningkatan mobilitas masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik melalui jalur laut dalam beberapa pekan ke depan.

Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, mengatakan hingga saat ini situasi arus penyeberangan dari Lembar menuju Padangbai masih relatif normal. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pengawasan secara berkala, mengingat kondisi cuaca di perairan dapat berubah sewaktu-waktu dan mempengaruhi kelancaran pelayaran.

Baca Juga :  TMMD ke-125 Sumbawa Ditutup, TNI Bangun Jalan, Jembatan, dan Sumur Bor

“Saat ini arus penyeberangan Lembar–Padangbai masih berjalan lancar. Namun situasi dan kondisi cuaca sangat mempengaruhi proses arus mudik. Oleh karena itu saya memerintahkan seluruh personel Kapal Polisi dan Satpolairud Polres jajaran untuk terus memantau perkembangan situasi,” ujar Boyke dalam keterangannya.

Menurut dia, pengawasan dilakukan tidak hanya melalui patroli di kawasan pelabuhan, tetapi juga melalui pemantauan di wilayah perairan yang menjadi jalur pelayaran kapal penyeberangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan pelayaran serta mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menghambat aktivitas penyeberangan.

Boyke menambahkan, koordinasi juga terus dilakukan dengan berbagai pihak terkait, termasuk otoritas pelabuhan dan operator kapal penyeberangan. Kerja sama tersebut penting untuk menjaga kelancaran arus transportasi laut, khususnya menjelang periode mudik Lebaran yang biasanya diikuti lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan.

Selain menempatkan personel di pelabuhan, Ditpolairud juga mengerahkan kapal patroli untuk melakukan pemantauan di perairan sekitar jalur penyeberangan. Patroli laut tersebut bertujuan memastikan jalur pelayaran tetap aman sekaligus memberikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat di laut.

Baca Juga :  Sambut Seri Perdana MXGP di Lombok, PLN Siap Hadirkan Suplai Listrik Tanpa Kedip

Kegiatan pemantauan arus penyeberangan ini juga mendapat perhatian langsung dari Kapolda NTB bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda NTB. Mereka memantau perkembangan situasi sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan personel serta kelancaran pelayanan kepada masyarakat selama momentum mudik Lebaran 2026.

Pelabuhan Lembar sendiri merupakan salah satu pintu utama transportasi laut di NTB yang menghubungkan Pulau Lombok dengan Bali melalui rute Lembar–Padangbai. Setiap tahun, jalur penyeberangan ini menjadi salah satu titik vital pergerakan masyarakat, terutama saat musim mudik dan arus balik Lebaran.

Peningkatan aktivitas biasanya mulai terlihat beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, ketika ribuan penumpang dan kendaraan memanfaatkan kapal penyeberangan untuk menuju Pulau Bali maupun sebaliknya. Kondisi ini menuntut kesiapan aparat keamanan dan otoritas pelabuhan agar arus transportasi tetap terkendali.

Baca Juga :  Kemenko Polkam Tinjau KDMP di Lombok Barat, Dorong Jadi Mitra MBG

Boyke menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemantauan hingga masa arus balik Lebaran selesai. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses penyeberangan berjalan aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

“Kami berharap dengan pemantauan yang dilakukan secara intensif, masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dapat merasa aman dan nyaman selama menggunakan jalur penyeberangan laut,” katanya.

Dengan pengawasan yang diperketat serta koordinasi antarinstansi, aparat berharap aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Lembar tetap terkendali sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan lancar tanpa hambatan berarti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *