Lombok Tengah, Jurnalekbis.com – Patroli rutin yang dilakukan personel kepolisian dalam rangka pengamanan arus mudik Lebaran berujung pada aksi penyelamatan di lapangan. Personel Subsatgas Pengamanan Obyek Vital dan Jalur Transportasi Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mengevakuasi korban kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Bypass Mandalika, tepatnya di Desa Labulia, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (14/3/2026).
Peristiwa itu pertama kali diketahui saat petugas yang tergabung dalam Operasi Ketupat Rinjani 2026 tengah melaksanakan patroli rutin di jalur strategis tersebut. Jalur Bypass Mandalika memang dikenal sebagai salah satu ruas utama yang ramai dilalui kendaraan, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri ketika mobilitas masyarakat meningkat signifikan.
Ketika melintas di lokasi kejadian, personel patroli mendapati sebuah kendaraan mengalami kecelakaan tunggal. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang dilaporkan meninggal dunia di tempat, sementara tiga korban lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Bidang Humas Polda NTB, Mohammad Kholid, mengatakan bahwa anggota yang berada di lapangan langsung mengambil tindakan cepat begitu menemukan kejadian tersebut.
“Personel yang sedang melaksanakan patroli Ops Ketupat Rinjani mendapati kecelakaan tunggal di jalur Bypass Mandalika, tepatnya di sekitar Desa Labulia. Dalam kejadian itu satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka,” kata Kholid dalam keterangannya.
Menurut dia, langkah pertama yang dilakukan petugas adalah mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian. Setelah itu, para korban segera dibawa menuju rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan medis secepat mungkin.
“Anggota langsung melakukan evakuasi dan mengawal para korban menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis,” ujarnya.

Kholid menjelaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di berbagai titik selama Operasi Ketupat Rinjani 2026 tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas. Lebih dari itu, petugas juga ditugaskan melakukan patroli aktif guna memastikan keamanan serta merespons cepat berbagai situasi darurat di jalan raya.
Operasi Ketupat sendiri merupakan agenda rutin kepolisian setiap menjelang perayaan Idul Fitri. Dalam operasi tersebut, sejumlah satuan tugas diterjunkan untuk mengamankan arus mudik dan balik, termasuk Satgas Pengamanan Obyek Vital dan Jalur Transportasi yang bertugas memantau jalur-jalur utama.
Di wilayah NTB, jalur Bypass Mandalika menjadi salah satu fokus pengamanan karena merupakan penghubung penting antara sejumlah kawasan di Lombok, sekaligus akses menuju kawasan pariwisata Mandalika yang sering dilalui kendaraan dalam jumlah besar.
Kholid menegaskan, patroli yang dilakukan secara intensif diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan. Selain itu, keberadaan petugas di lapangan juga bertujuan mempercepat penanganan jika terjadi peristiwa yang membutuhkan respons cepat.
“Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat. Selain itu, anggota juga siap membantu apabila terjadi kecelakaan atau kondisi darurat lainnya di jalan,” ujarnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penanganan lanjutan terkait kecelakaan tersebut, termasuk pendataan identitas korban serta penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang melintas di jalur-jalur utama selama periode mudik Lebaran agar tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Kondisi jalan yang lengang sering kali membuat pengendara lengah dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengimbau pengendara untuk tetap waspada, menjaga kecepatan kendaraan, dan memastikan kondisi fisik maupun kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan,” kata Kholid.














