NewsNusantara

Razia Gabungan di Lapas Lombok Barat, TNI-Polri Turun Tangan Jelang Nyepi dan Idul Fitri

×

Razia Gabungan di Lapas Lombok Barat, TNI-Polri Turun Tangan Jelang Nyepi dan Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
Razia Gabungan di Lapas Lombok Barat, TNI-Polri Turun Tangan Jelang Nyepi dan Idul Fitri

Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, aparat gabungan dari TNI, Polri, dan jajaran pemasyarakatan menggelar razia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat, Sabtu (14/3). Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan di dalam lapas tetap kondusif serta mencegah masuknya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Razia tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Nusa Tenggara Barat, Anak Agung Gede Krisna. Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang diikuti petugas Lapas Lombok Barat bersama personel TNI dan Polri sebelum tim bergerak melakukan pemeriksaan ke sejumlah blok hunian warga binaan.

Dalam arahannya, Agung menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi untuk memastikan seluruh unit pelaksana teknis pemasyarakatan di NTB berada dalam situasi aman menjelang hari besar keagamaan.

Baca Juga :  Petani NTB Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi Sejak 1 Januari 2026, Stok Aman dan Harga Turun

“Razia gabungan ini merupakan bentuk sinergi antara jajaran pemasyarakatan dengan aparat penegak hukum lainnya. Kami ingin memastikan seluruh UPT Pemasyarakatan di NTB berada dalam kondisi aman dan kondusif, terutama menjelang hari besar keagamaan,” ujar Agung.

Setelah apel, tim gabungan langsung menyisir beberapa kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap barang-barang milik narapidana guna memastikan tidak ada benda terlarang yang tersimpan di dalam kamar.

Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat, M. Fadli, mengatakan kegiatan razia ini merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan pihaknya. Namun menjelang momen hari raya, pengawasan biasanya ditingkatkan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Menurut Fadli, peningkatan pengawasan menjadi penting karena periode menjelang hari raya kerap diiringi meningkatnya aktivitas di dalam lapas, termasuk kunjungan keluarga dan mobilitas internal.

Baca Juga :  Tragis! Pergi Beli BBM, Pemuda Lombok Tengah Tewas Tenggelam di Sumur Sendiri

“Razia gabungan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Dengan dukungan TNI dan Polri, kami ingin memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri,” kata Fadli.

Ia menambahkan, kegiatan penggeledahan seperti ini tidak hanya dilakukan secara insidentil, tetapi juga secara rutin sebagai bagian dari strategi deteksi dini terhadap berbagai potensi pelanggaran di dalam lapas.

Fadli menegaskan pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan guna menciptakan sistem pengawasan yang lebih efektif. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan lembaga pemasyarakatan.

Selain itu, ia juga mengingatkan para warga binaan untuk mematuhi aturan yang berlaku selama menjalani masa pembinaan. Menurutnya, kepatuhan terhadap tata tertib akan membantu menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh penghuni lapas.

Baca Juga :  Travel Umrah Darul Abidin Klarifikasi Dugaan Penelantaran Jamaah

Razia gabungan ini menjadi salah satu langkah strategis yang ditempuh jajaran pemasyarakatan di NTB dalam memperkuat pengamanan menjelang perayaan hari besar keagamaan. Dengan pemeriksaan berkala dan pengawasan ketat, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.

Pihak Lapas Lombok Barat berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga kondisi lapas tetap aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga binaan maupun petugas yang bertugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *