Mataram, Jurnalekbis.com – Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) selama Bulan Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar Tim Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB mengungkap aksi tawuran remaja di wilayah Kota Mataram, Selasa dini hari (17/3/2026). Dalam operasi tersebut, petugas menemukan seorang remaja tergeletak pingsan di sungai kecil serta mengamankan sejumlah pelaku yang diduga terlibat bentrokan.
Patroli yang dipimpin langsung Kanit Puma Jatanras, AKP Agus Eka Artha, awalnya difokuskan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang sahur. Namun situasi di lapangan berkembang setelah tim menerima laporan warga terkait adanya korban tawuran.
“Tim mendapatkan informasi dari masyarakat adanya seseorang yang tergeletak di sungai. Setelah ditelusuri, ternyata terjadi tawuran menggunakan senjata seperti celurit, ketapel, dan panah besi,” ujar AKP Agus Eka Artha dalam keterangannya.
Korban yang ditemukan dalam kondisi pingsan langsung dievakuasi dan dibawa ke Polsek Cakranegara untuk penanganan lebih lanjut. Polisi juga bergerak cepat menyisir lokasi sekitar guna mengantisipasi potensi bentrokan susulan.
Dari hasil pengembangan, petugas kembali mengamankan tiga remaja yang diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut. Ketiganya ditemukan bersembunyi di salah satu rumah warga di kawasan Jalan Gora setelah sebelumnya sempat melarikan diri saat tim patroli mendekat.

“Hasil interogasi awal, mereka tergabung dalam satu kelompok yang jumlahnya sekitar 70 orang. Kelompok ini memang sudah berjanji untuk melakukan tawuran,” ungkap Agus.
Sebelumnya, patroli dimulai sekitar pukul 00.30 WITA dengan apel persiapan di Mako Polda NTB. Tim kemudian bergerak menyusuri sejumlah titik rawan, mulai dari Jalan Langko, Pejanggik, hingga kawasan Terminal Bertais.
Di setiap lokasi, petugas melakukan koordinasi dengan aparat setempat dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas berisiko seperti balap liar, perang petasan, maupun aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum selama Ramadhan.
Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari pelaksanaan Surat Telegram Kapolda NTB Nomor STR/78/II/PAM.3.3./2026 serta Surat Perintah Nomor Sprin/76/III/PAM.3.3./2026 terkait peningkatan keamanan selama bulan suci.
AKP Agus menegaskan bahwa patroli akan terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan menjelang sahur. Ia juga mengimbau peran aktif orang tua dan masyarakat dalam mengawasi aktivitas remaja.
“Perlu peran bersama untuk mencegah kejadian serupa. Kami akan terus hadir di lapangan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Patroli berakhir sekitar pukul 04.30 WITA dengan konsolidasi di Mako Polda NTB. Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah Mataram dilaporkan kembali terkendali, sementara para remaja yang diamankan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.














