NewsNusantara

Lebaran di Lapas Lombok Barat: Tangis Haru dan Pelukan Hangat Warnai Hari Kedua Idul Fitri

×

Lebaran di Lapas Lombok Barat: Tangis Haru dan Pelukan Hangat Warnai Hari Kedua Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
Lebaran di Lapas Lombok Barat: Tangis Haru dan Pelukan Hangat Warnai Hari Kedua Idul Fitri

Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Suasana hangat penuh haru mewarnai hari kedua Idul Fitri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat, Minggu (22/03/2026). Ratusan keluarga warga binaan memadati area kunjungan sejak pagi hari untuk melepas rindu dalam momen yang sarat makna, di tengah pengamanan ketat aparat gabungan TNI dan Polri.

Sejak pintu layanan dibuka, antrean pengunjung sudah terlihat mengular. Wajah-wajah penuh harap bercampur bahagia tampak di antara keluarga yang datang dari berbagai daerah di Pulau Lombok. Momen Lebaran dimanfaatkan sebagai kesempatan langka untuk bertemu langsung dengan anggota keluarga yang sedang menjalani masa pidana.

Di dalam area kunjungan, suasana emosional tak terelakkan. Pelukan hangat, tangis haru, hingga tawa bahagia menjadi pemandangan yang mendominasi. Meski waktu kunjungan dibatasi, setiap detik dimanfaatkan secara maksimal oleh para pengunjung dan warga binaan.

Baca Juga :  Pelatihan Maggot BSF di Bogor, 51 Warga Desa Benteng Siap Ubah Sampah Jadi Cuan

Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat, M. Fadli, mengatakan bahwa lonjakan jumlah pengunjung pada hari kedua Idul Fitri sudah diprediksi sebelumnya. Oleh karena itu, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk memperkuat pengamanan dengan melibatkan aparat TNI dan Polri.

“Hari kedua Idul Fitri memang menjadi puncak kunjungan. Kami memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan tetap mengedepankan pelayanan yang humanis,” ujar Fadli kepada wartawan.

Menurutnya, sinergi antara petugas lapas dan aparat keamanan menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas selama berlangsungnya layanan kunjungan. Pengamanan dilakukan mulai dari pintu masuk, area pemeriksaan, hingga ruang kunjungan untuk mencegah potensi gangguan keamanan.

Fadli menegaskan, meskipun pengamanan diperketat, pihaknya tetap berupaya menjaga kenyamanan pengunjung. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat prosedural, tetapi juga memperhatikan sisi kemanusiaan, terutama karena momen Lebaran memiliki nilai emosional yang tinggi bagi warga binaan.

“Kami ingin memastikan bahwa kebersamaan ini tetap bisa dirasakan dengan aman dan nyaman. Ini bukan hanya soal keamanan, tapi juga soal menghadirkan rasa tenang bagi keluarga yang datang,” katanya.

Baca Juga :  Pohon Tumbang di Dekat Kejati NTB, Lalu Lintas Sempat Terganggu

Kehadiran aparat TNI dan Polri di lokasi juga memberikan rasa aman tambahan bagi para pengunjung. Selain melakukan pengawasan, petugas turut membantu mengatur arus kunjungan agar tidak terjadi penumpukan yang berlebihan di satu titik.

Salah seorang pengunjung, yang enggan disebutkan namanya, mengaku bersyukur dapat bertemu dengan anggota keluarganya dalam suasana yang tertib. Ia menilai pengaturan kunjungan tahun ini lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Alhamdulillah bisa ketemu keluarga di dalam. Walaupun waktunya singkat, tapi sangat berarti. Yang penting aman dan tertib,” ujarnya.

Data internal Lapas Lombok Barat menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah pengunjung dibanding hari biasa. Lonjakan ini umumnya terjadi pada momen hari raya keagamaan, terutama Idul Fitri, yang menjadi tradisi bagi keluarga untuk bersilaturahmi.

Baca Juga :  Pekerja Tambak Udang Hilang di Laut Sembalun Ditemukan Tewas, Evakuasi Gunakan Robot ROV

Dengan kondisi tersebut, pihak lapas memastikan seluruh prosedur tetap dijalankan sesuai standar operasional, termasuk pemeriksaan barang bawaan dan identitas pengunjung. Langkah ini dilakukan untuk mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lapas.

Fadli menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kunjungan, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga kenyamanan dan kemanusiaan.

“Harapan kami, setiap pertemuan ini bisa menjadi penguat bagi warga binaan untuk menjalani proses pembinaan dengan lebih baik, sekaligus menjaga hubungan keluarga tetap harmonis,” tutupnya.

Dengan pengamanan optimal dan pelayanan yang terukur, Lapas Lombok Barat berupaya menjaga keseimbangan antara aspek keamanan dan nilai kemanusiaan, menjadikan momen Lebaran tetap bermakna bagi semua pihak yang terlibat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *