NewsNusantara

Suami Istri Hilang di Laut Sumbawa, Jenazah Korban Terakhir Ditemukan Pagi Ini

×

Suami Istri Hilang di Laut Sumbawa, Jenazah Korban Terakhir Ditemukan Pagi Ini

Sebarkan artikel ini
Suami Istri Hilang di Laut Sumbawa, Jenazah Korban Terakhir Ditemukan Pagi Ini

Sumbawa, Jurnalekbis.com – Operasi pencarian terhadap pasangan suami istri yang diduga tenggelam di Pantai Sentigi, Desa Luk, Kecamatan Rhee, Kabupaten Sumbawa Besar, akhirnya berakhir. Korban terakhir, I Made Suradnya (40), ditemukan meninggal dunia pada Selasa (31/3/2026) pagi di perairan sekitar lokasi kejadian.

Sebelumnya, jenazah istrinya, Ni Putu Sutri (38), lebih dulu ditemukan di pesisir Pantai Sentigi pada Senin (30/3) sekitar pukul 17.00 Wita.

Dengan ditemukannya kedua korban, Tim SAR Gabungan resmi menutup operasi pencarian.

Koordinator Pos SAR Sumbawa, Kurais, mengatakan I Made Suradnya ditemukan sekitar pukul 09.30 Wita setelah tim melakukan penyisiran sejak pagi menggunakan sejumlah peralatan pencarian di laut.

“Korban atas nama I Made Suradnya ditemukan di sekitar lokasi kejadian pada kedalaman kurang lebih 5 meter,” kata Kurais, Selasa.

Menurut dia, jasad korban ditemukan tidak jauh dari titik awal dugaan tenggelamnya pasangan tersebut. Setelah ditemukan, tim langsung mengevakuasi korban ke darat.

Baca Juga :  Polisi Gelar Rekontruksi Pembunuhan Waria

“Selanjutnya jenazah dievakuasi ke Puskesmas Labuan Badas sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Tragedi ini bermula saat warga menemukan sesosok jenazah perempuan di pesisir Pantai Sentigi pada Senin sore. Penemuan itu kemudian dilaporkan ke aparat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian serta tim SAR.

Jenazah perempuan tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD Sumbawa untuk dilakukan identifikasi. Hasil identifikasi memastikan korban adalah Ni Putu Sutri, warga setempat.

Dari keterangan keluarga, Ni Putu Sutri diketahui pergi ke laut bersama suaminya, I Made Suradnya, untuk menjaring ikan. Keduanya berangkat ke perairan Pantai Sentigi beberapa jam sebelum korban ditemukan.

Namun hingga Senin sore, pasangan itu tak kunjung pulang. Keluarga yang curiga kemudian melakukan pencarian di sekitar pantai. Saat jenazah Ni Putu Sutri ditemukan, keluarga juga menyampaikan bahwa I Made Suradnya belum kembali dan diduga hilang di lokasi yang sama.

Baca Juga :  Kejari Mataram Tetapkan Kades dan Eks Pejabat BPN Tersangka Korupsi Tanah Negara di Lombok Barat

Laporan tersebut diterima Kantor SAR Mataram pada Selasa (31/3) sekitar pukul 06.00 Wita. Tim Rescue Pos SAR Sumbawa kemudian langsung diberangkatkan menuju Pantai Sentigi.

Dalam operasi pencarian, Tim SAR Gabungan mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB), Rubber Boat, dan alat deteksi bawah air Aqua Eye. Tim menyisir area perairan dan sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi korban tenggelam.

Kurais mengatakan proses pencarian berlangsung cukup intensif karena kondisi perairan di sekitar Pantai Sentigi memiliki kedalaman yang bervariasi dan arus yang berubah-ubah.

Meski demikian, korban akhirnya berhasil ditemukan kurang dari empat jam setelah operasi dimulai.

Selain tim dari Pos SAR Sumbawa, operasi pencarian juga melibatkan personel Polairud Kabupaten Sumbawa, aparat desa, nelayan setempat, serta warga sekitar yang ikut membantu penyisiran.

Baca Juga :  Front Nelayan dan Masyarakat Pesisir Tanjung Luar Lombok Timur deklarasi dukung dan siap Menangkan Ganjar Mahfud MD

Kurais mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian hingga kedua korban berhasil ditemukan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat, baik dari Polairud, perangkat desa, masyarakat, maupun potensi SAR lainnya yang turut membantu proses pencarian,” katanya.

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan laut yang terjadi di wilayah pesisir Sumbawa. Tim SAR mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di laut, agar lebih berhati-hati, terutama saat cuaca dan kondisi perairan berubah.

Warga juga diminta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat di laut agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *