HukrimNewsNusantara

Propam Polda NTB Periksa Senpi Personel Ditpolairud, Cegah Penyalahgunaan

×

Propam Polda NTB Periksa Senpi Personel Ditpolairud, Cegah Penyalahgunaan

Sebarkan artikel ini
Propam Polda NTB Periksa Senpi Personel Ditpolairud, Cegah Penyalahgunaan

Mataram, Jurnalekbis.com – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda NTB menggelar penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) di Markas Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTB, Kamis (2/4/2026). Kegiatan tersebut difokuskan pada pemeriksaan senjata api dinas milik personel untuk memastikan seluruh anggota mematuhi prosedur penggunaan senpi.

Pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh senjata api yang digunakan anggota Ditpolairud. Tim Bidpropam memeriksa kondisi fisik senjata, kebersihan, kelengkapan administrasi, hingga masa berlaku izin pinjam pakai senjata api.

Langkah itu dilakukan di tengah meningkatnya perhatian terhadap pengawasan penggunaan senjata api di lingkungan kepolisian. Polda NTB menilai pemeriksaan berkala penting dilakukan agar tidak terjadi pelanggaran ataupun penyalahgunaan senjata api oleh personel.

Kegiatan Gaktibplin dipimpin Kasubbid Paminal Bidpropam Polda NTB AKBP Budhi Eko Prasetyo. Dalam pemeriksaan tersebut, satu per satu personel diminta menunjukkan senjata api dinas beserta dokumen pendukungnya.

Baca Juga :  Kriminalitas Lombok Barat Turun 9 Persen, Curanmor Anjlok 78 Persen

Petugas kemudian mengecek nomor seri senjata, kebersihan laras, kelengkapan amunisi, hingga kondisi holster dan perlengkapan penunjang lain. Personel yang kedapatan memiliki administrasi tidak lengkap atau kondisi senjata yang tidak sesuai standar diminta segera melakukan perbaikan.

Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda NTB Kombes Pol Boyke F.S. Samola mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari pengawasan internal untuk memastikan seluruh anggota bekerja sesuai aturan.

“Pemeriksaan ini dilakukan agar setiap personel memahami bahwa penggunaan senjata api bukan hanya hak, tetapi juga tanggung jawab. Semua harus sesuai prosedur, baik dari sisi administrasi maupun perawatan,” kata Boyke.

Menurut Boyke, senjata api dinas hanya boleh digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dan tidak boleh dipakai di luar kepentingan dinas. Karena itu, pengawasan internal dinilai perlu diperketat, terutama terhadap anggota yang bertugas di lapangan.

Baca Juga :  Tragis Jelang Pesta Pernikahan: Pria di Lombok Utara Ditemukan Gantung Diri

Ia menegaskan, personel yang memegang senjata api wajib menjaga kebersihan dan kelayakan senjata agar tetap aman digunakan. Senjata yang tidak dirawat dengan baik berpotensi mengalami gangguan teknis dan membahayakan anggota maupun masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme personel, khususnya dalam penggunaan serta perawatan senjata api dinas,” ujarnya.

Selain memeriksa senjata api, tim Bidpropam juga memberikan mitigasi dan pengarahan kepada anggota Ditpolairud. Dalam pengarahan itu, personel diingatkan untuk tidak melakukan pelanggaran disiplin, termasuk membawa senjata api tanpa izin, menyalahgunakan kewenangan, atau menggunakan senjata dalam situasi yang tidak sesuai prosedur.

Bidpropam Polda NTB mencatat, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala di seluruh satuan kerja di lingkungan Polda NTB. Pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang lebih tertib dan profesional.

Baca Juga :  Dorong Pertumbuhan UMKM Di Lombok Tengah, PLN Komitmen Hadirkan Listrik Andal

Polda NTB berharap langkah ini dapat menekan potensi pelanggaran anggota dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap aparat yang profesional dan akuntabel, pengawasan terhadap penggunaan senjata api dinilai menjadi salah satu langkah penting yang tidak bisa diabaikan.

Dengan pemeriksaan rutin dan penegakan disiplin, Polda NTB ingin memastikan setiap personel yang memegang senjata api benar-benar siap secara administrasi, mental, dan teknis saat menjalankan tugas di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *