Hukrim

Sempat Dikira Mayat, Wanita di Taman Udayana Mataram Mendadak Bangun

×

Sempat Dikira Mayat, Wanita di Taman Udayana Mataram Mendadak Bangun

Sebarkan artikel ini
Sempat Dikira Mayat, Wanita di Taman Udayana Mataram Mendadak Bangun

Mataram, Jurnalekbis.com– Warga Kota Mataram sempat digegerkan dengan penemuan seorang wanita yang tergeletak tak bergerak di kawasan Taman Udayana, Sabtu (11/4). Perempuan tersebut awalnya dikira telah meninggal dunia karena posisinya yang tertidur miring dengan bercak darah di sekitar tubuhnya. Namun, dugaan itu berubah setelah petugas kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi.

Peristiwa bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui hotline kepolisian. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Polresta Mataram yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP I Made Dharma Yulia Putra bersama anggota Inafis segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di lokasi, petugas mendapati seorang wanita dalam kondisi tergeletak di area taman. Posisi tubuh yang tidak bergerak serta adanya bercak darah di sekitar lokasi sempat menarik perhatian warga yang kemudian berkerumun untuk menyaksikan kejadian tersebut.

Baca Juga :  Polres Lombok Utara Ungkap Dua Kasus Kriminal Besar

Namun, saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, wanita yang semula diduga sebagai mayat itu justru menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Bahkan, ia akhirnya terbangun dari posisi tidurnya, membuat situasi yang sempat tegang berubah menjadi kelegaan.

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra menjelaskan, pihaknya langsung melakukan langkah cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.

“Dapat kami sampaikan bahwa tadi kami menerima laporan melalui hotline kepolisian bahwa ada salah satu warga yang tergeletak di wilayah Udayana, Mataram. Namun setelah kami mendatangi lokasi bersama tim dan melakukan pengecekan, ternyata yang bersangkutan dalam keadaan tertidur,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kondisi wanita tersebut saat ini masih dalam penanganan petugas. Polisi juga berupaya menghubungi pihak keluarga serta instansi terkait untuk memastikan identitas dan kondisi yang bersangkutan.

“Sampai saat ini kami sudah menghubungi pihak terkait untuk membantu, termasuk menghubungi keluarga guna memastikan keberadaan yang bersangkutan di wilayah Mataram. Kami juga berkoordinasi dengan dinas sosial,” tambahnya.

Menurut Dharma, saat diajak berkomunikasi, wanita tersebut belum dapat memberikan keterangan yang jelas. Hal ini menjadi salah satu alasan polisi menduga adanya gangguan tertentu yang dialami oleh yang bersangkutan.

“Kami masih mendalami karena dari tadi kami ajak berbicara, yang bersangkutan belum konsen terhadap apa yang kami tanyakan,” jelasnya.

Terkait adanya bercak darah yang ditemukan di sekitar lokasi, pihak kepolisian menegaskan bahwa hal tersebut belum tentu berkaitan langsung dengan kondisi wanita tersebut. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan asal-usul bercak darah tersebut.

Baca Juga :  Berkunjung Ke Lapas Mataram, Ini Pesan IWAPI Kepada Warga Binaan

“Terkait darah itu tidak ada hubungannya, dan kami masih melakukan pengecekan lebih lanjut,” tegasnya.

Sementara itu, dugaan awal mengarah pada kemungkinan wanita tersebut mengalami gangguan kejiwaan. Meski demikian, polisi belum memberikan kesimpulan final dan masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan serta koordinasi dengan pihak keluarga dan dinas sosial.

Peristiwa ini sempat menjadi tontonan warga yang berada di sekitar Taman Udayana. Aparat kepolisian pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah menyimpulkan suatu kejadian sebelum ada kepastian dari pihak berwenang, serta segera melapor jika menemukan kondisi serupa di ruang publik.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya respons cepat masyarakat dan aparat dalam menangani situasi darurat, sekaligus menunjukkan bahwa tidak semua kondisi yang terlihat mencurigakan berujung pada peristiwa kriminal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *