NusantaraPertanian

Polairud NTB Ingatkan Nelayan Waspadai Cuaca Laut

×

Polairud NTB Ingatkan Nelayan Waspadai Cuaca Laut

Sebarkan artikel ini
Polairud NTB Ingatkan Nelayan Waspadai Cuaca Laut

Mataram, Jurnalekbis.com – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat sinergi dengan masyarakat pesisir. Melalui personel Kapal Polisi XXI-1003, Ditpolairud Polda NTB menggelar silaturahmi bersama Sahabat Polairud NTB sekaligus memberikan imbauan keselamatan berlayar kepada para nelayan di wilayah perairan NTB.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi kepolisian perairan dalam membangun kemitraan dengan masyarakat, khususnya nelayan, guna menekan risiko kecelakaan laut serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan. Dalam pertemuan tersebut, personel Polairud menyampaikan pesan-pesan keselamatan yang dinilai krusial di tengah dinamika cuaca laut yang kerap berubah.

Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda NTB, Kombes Pol Boyke F. S. Samola, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pembentukan Sahabat Polairud NTB merupakan langkah pendekatan yang bersifat partisipatif dan humanis. Menurutnya, keselamatan pelayaran tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat perairan.

Baca Juga :  Terbanyak di Asia Tenggara! PLN Resmikan 21 Unit Green Hydrogen Plant, Mampu Produksi Hingga 199 Ton Hidrogen Per Tahun

“Melalui Sahabat Polairud NTB, kami ingin membangun komunikasi dua arah. Masyarakat bukan hanya objek pengamanan, tetapi mitra strategis dalam menjaga keselamatan dan keamanan di laut,” kata Boyke.

Ia menjelaskan, keberadaan Sahabat Polairud diharapkan mampu menjadi penghubung informasi antara nelayan dan aparat kepolisian, terutama terkait kondisi cuaca, potensi bahaya di laut, hingga situasi darurat seperti kecelakaan atau kapal mengalami kerusakan.

Dalam kesempatan tersebut, personel Kapal Polisi XXI-1003 memberikan sejumlah imbauan kepada nelayan. Di antaranya, pentingnya memantau prakiraan cuaca sebelum melaut, memastikan kondisi kapal dalam keadaan laik laut, serta melengkapi diri dengan alat keselamatan seperti pelampung atau life jacket.

Nelayan juga diingatkan agar tidak memaksakan diri berlayar apabila kondisi cuaca tidak mendukung. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan yang kerap terjadi akibat gelombang tinggi dan angin kencang.

Baca Juga :  Dudi Harus terus berbenah: Ciptakan Hubungan Industrial yang Harmonis

Selain itu, Ditpolairud Polda NTB menekankan peran Sahabat Polairud sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepada kepolisian perairan. Informasi cepat dan akurat dari masyarakat dinilai sangat membantu dalam penanganan kejadian darurat di laut.

“Respons cepat di laut sangat bergantung pada informasi awal. Karena itu, kami mendorong Sahabat Polairud untuk aktif melaporkan jika melihat potensi bahaya atau gangguan keamanan,” ujarnya.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Ditpolairud Polda NTB berharap kesadaran nelayan terhadap pentingnya keselamatan pelayaran semakin meningkat. Di sisi lain, kemitraan antara Polri dan masyarakat perairan diharapkan semakin solid dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di wilayah perairan Nusa Tenggara Barat.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian perairan untuk menghadirkan rasa aman sekaligus mendorong terciptanya aktivitas kelautan yang lebih tertib dan berkelanjutan di NTB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *