Mataram, Jurnalekbis.com — Warga Lingkungan Gontoran Barat, Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia bernama Ruslan (85) yang ditemukan meninggal dunia di sebuah lahan kosong, Sabtu (14/2/2026).
Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di lokasi. Saat ditemukan, Ruslan berada dalam posisi duduk bersandar di tembok dengan kepala tengadah. Kondisi tubuhnya sudah membengkak dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Mendapat laporan dari masyarakat, aparat Polsek Sandubaya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan area sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal.
Kapolsek Sandubaya, Niko Herdianto, menjelaskan bahwa korban merupakan warga Kecamatan Sandubaya yang diketahui telah meninggalkan rumah sejak beberapa hari sebelumnya.
“Korban diketahui pergi meninggalkan rumah pada 10 Februari 2026 sekitar pukul 19.00 Wita dan tidak kunjung kembali. Karena khawatir, anak korban berupaya mencari keberadaannya. Saat mendapat informasi dari warga tentang adanya penemuan mayat di lahan kosong, anak korban langsung mengecek ke lokasi dan memastikan bahwa jenazah tersebut adalah ayahnya,” ujar Niko kepada media, Sabtu (14/2/2026).

Untuk penanganan lebih lanjut, Unit Reskrim Polsek Sandubaya langsung berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram. Tim gabungan kemudian melakukan olah TKP lanjutan, pendokumentasian lokasi, serta proses evakuasi jenazah.
Polisi menyebut, hingga kini penyebab pasti kematian korban masih dalam tahap penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mencolok pada tubuh korban. Namun demikian, aparat tetap menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian secara pasti.
“Penyebab kematian belum bisa kami simpulkan. Saat ini jenazah sudah dievakuasi dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Rumah Sakit Bhayangkara,” tambah Niko.
Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan guna melengkapi proses penyelidikan. Selain itu, keluarga korban turut didampingi selama proses evakuasi hingga pemeriksaan medis berlangsung.
Peristiwa ini menambah daftar kasus warga lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia setelah sempat dilaporkan tidak kembali ke rumah. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap warga rentan seperti lansia yang tinggal sendiri atau memiliki riwayat penyakit.
“Kami mengajak masyarakat segera melapor jika menemukan hal mencurigakan atau peristiwa serupa di lingkungan masing-masing. Partisipasi warga sangat membantu kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tutup Kapolsek.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis sebagai dasar penentuan penyebab kematian Ruslan, sembari terus mengumpulkan keterangan tambahan dari pihak keluarga dan warga sekitar.













