
Lombok Tengah, Jurnalekbis.com – Pembalap profesional Indonesia, Sean Gelael, untuk pertama kalinya menjajal lintasan Pertamina Mandalika International Circuit dalam sesi uji coba khusus pada 27 Maret 2026. Dalam debutnya tersebut, Sean langsung mencuri perhatian dengan catatan waktu kompetitif sekaligus melontarkan pujian tinggi terhadap sirkuit kebanggaan Indonesia itu.
Usai menyelesaikan total 72 lap, Sean mencatatkan waktu terbaik 1 menit 33,532 detik pada lap ke-68. Catatan ini tergolong impresif mengingat ini merupakan kali pertama ia mengaspal di Mandalika. Secara bertahap, performa Sean meningkat sepanjang sesi, dengan konsistensi waktu di kisaran 1 menit 34 hingga 1 menit 35 detik sebelum akhirnya menembus 1 menit 33 detik.
“Ini salah satu track paling indah. Ada laut, pegunungan, dan bukit yang bagus. Secara karakter juga enak, mirip Red Bull Ring atau Losail. Tapi yang paling penting, kualitas tarmac-nya bagus,” ujar Sean.
Lintasan Mandalika yang berada di kawasan pesisir memang menawarkan karakter unik. Kombinasi tikungan cepat dan teknis, ditambah panorama alam, menjadi daya tarik tersendiri bagi pembalap. Dalam sesi tersebut, Sean mengendarai mobil Porsche untuk mengeksplorasi kemampuan lintasan sekaligus menyesuaikan gaya balapnya dengan layout sirkuit.
Pengalaman ini juga mempertegas posisi Mandalika sebagai salah satu sirkuit yang mulai diperhitungkan di level internasional. Sean, yang telah berkiprah di FIA World Endurance Championship serta ajang legendaris 24 Hours of Le Mans, menunjukkan adaptasi cepat terhadap karakter lintasan yang dikenal teknis dan cepat.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association, Priandhi Satria, menyebut hasil debut Sean sebagai capaian positif. Ia mengaku cukup terkejut dengan performa yang ditunjukkan pembalap Indonesia tersebut.
“Ini kali pertama Sean latihan di Mandalika. Catatan waktunya langsung 1 menit 33 detik, itu cukup bagus. Kami juga surprise dan tentu senang dengan kehadirannya,” kata Priandhi.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kehadiran Sean berpotensi berlanjut dalam ajang balap internasional di Mandalika. Salah satunya adalah GT World Challenge Asia yang dijadwalkan berlangsung pada 1–3 Mei 2026 mendatang.
“Rencananya Sean akan ikut di GT World Challenge Asia di Mandalika. Kita tunggu konfirmasi resmi dari Sean dan penyelenggara,” ujarnya.
Kehadiran Sean di Mandalika bukan sekadar uji coba biasa. Momen ini menjadi sinyal kuat bahwa sirkuit di Lombok tersebut mulai dilirik sebagai lokasi latihan dan kompetisi oleh pembalap kelas dunia. Selain itu, performa Sean juga menjadi indikator bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing dan beradaptasi di lintasan berstandar internasional.
Dengan kualitas aspal yang dinilai baik serta karakter lintasan yang menantang, Mandalika terus menunjukkan potensinya sebagai pusat pengembangan motorsport nasional. Dukungan terhadap event internasional di sirkuit ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri balap sekaligus mengangkat nama Indonesia di kancah global.
Ajang GT World Challenge Asia pada awal Mei 2026 mendatang pun diprediksi menjadi momentum berikutnya bagi Mandalika untuk kembali menyedot perhatian pecinta motorsport, sekaligus menjadi panggung bagi pembalap Tanah Air untuk unjuk kemampuan di level internasional.














