Mataram, Jurnalekbis.com – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Selaparang menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada warga kurang mampu di wilayah hukumnya. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (24/6/2026) tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang diperingati setiap 1 Juli.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah warga penerima manfaat. Kegiatan itu dipimpin Kapolsek Selaparang Iptu Zulharman Lutfi, SH., bersama sejumlah personel Polsek Selaparang.
Langkah tersebut tidak hanya bertujuan memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menjadi upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga. Dengan turun langsung ke lapangan, jajaran Polsek Selaparang ingin memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kapolsek Selaparang Iptu Zulharman Lutfi mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama menjelang momentum Hari Bhayangkara ke-80.
“Alhamdulillah, hari ini kami dari Polsek Selaparang berkesempatan berbagi dengan warga penerima manfaat di wilayah hukum kami. Kegiatan sosial ini merupakan bentuk rasa syukur dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026,” ujar Zulharman Lutfi saat menyerahkan paket bantuan kepada warga.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadiran polisi juga harus dirasakan melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan dampak langsung bagi warga.
Karena itu, kegiatan bakti sosial menjadi salah satu bentuk pengabdian yang terus dilakukan untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi sebagian warga, bantuan sederhana diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Selaparang menyambangi sejumlah rumah warga yang telah terdata sebagai penerima bantuan. Paket bantuan yang disalurkan berisi kebutuhan pokok yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan keluarga.
Kehadiran aparat kepolisian di lingkungan permukiman warga juga disambut hangat oleh masyarakat. Selain menerima bantuan, warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi secara langsung dengan anggota kepolisian.
Beberapa warga mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Polsek Selaparang. Mereka menilai kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa polisi tidak hanya hadir saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga peduli terhadap kondisi sosial masyarakat.
Bagi penerima manfaat, bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan yang sangat berarti. Terutama bagi keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi, bantuan kebutuhan pokok dapat membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga meski dalam skala terbatas.
Momentum Hari Bhayangkara sendiri selama ini tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga berbagai aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Kegiatan bakti sosial menjadi salah satu program yang rutin dilakukan jajaran kepolisian di berbagai daerah sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Polri berupaya membangun hubungan yang semakin erat dengan masyarakat. Kedekatan antara polisi dan warga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Kapolsek Selaparang menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik melalui tugas-tugas kepolisian maupun kegiatan sosial yang bermanfaat.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Oleh sebab itu, berbagai program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat akan terus ditingkatkan.
Selain menjaga keamanan lingkungan, Polsek Selaparang juga berkomitmen untuk hadir sebagai mitra masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sosial. Semangat tersebut sejalan dengan tema pengabdian Polri yang mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan Polsek Selaparang menjadi salah satu wujud nyata kepedulian terhadap warga yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat, namun setidaknya dapat menghadirkan perhatian, kepedulian, dan rasa kebersamaan.
Di tengah berbagai tantangan sosial yang ada, langkah sederhana seperti berbagi kepada sesama menjadi pesan penting bahwa kolaborasi antara masyarakat dan institusi negara tetap diperlukan. Melalui kegiatan kemanusiaan tersebut, Polsek Selaparang berharap hubungan harmonis yang telah terjalin dengan masyarakat dapat terus terjaga dan semakin kuat di masa mendatang.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi momentum refleksi bahwa kehadiran Polri tidak hanya diukur dari keberhasilannya menjaga keamanan, tetapi juga dari kemampuannya membangun kedekatan, empati, dan kepedulian kepada masyarakat yang dilayani.














