NewsNusantara

Warung di Telagawaru Ludes Terbakar, Diduga Kompor Gas Lupa Dimatikan

×

Warung di Telagawaru Ludes Terbakar, Diduga Kompor Gas Lupa Dimatikan

Sebarkan artikel ini
Warung di Telagawaru Ludes Terbakar, Diduga Kompor Gas Lupa Dimatikan

Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Sebuah warung milik Muni’ah di Dusun Telagawaru, Desa Telagawaru, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, hangus dilalap api pada Senin (29/6/2026) siang. Dugaan sementara, kebakaran dipicu kompor gas yang lupa dimatikan setelah digunakan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.41 Wita. Informasi awal diterima oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lombok Barat dari Pandi, anggota Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram.

Menerima laporan tersebut, Regu 1 Damkarmat Posko Mabe Gerung langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 11.47 Wita atau enam menit setelah informasi diterima.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lombok Barat, H. Suherman, mengatakan respons cepat dilakukan untuk mencegah kobaran api merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman yang cukup padat.

Baca Juga :  The heart of Nintendo’s new console isn’t the Switch

“Sekitar pukul 11.41 Wita kami menerima informasi dari Pandi, anggota Damkar Kota Mataram, mengenai kebakaran warung milik Ibu Muni’ah di Dusun Telagawaru. Tim langsung berangkat menggunakan tiga unit mobil pemadam dan tiba di lokasi pukul 11.47 Wita,” ujar H. Suherman.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan proses pemadaman bersama warga sekitar yang telah lebih dulu berupaya mengendalikan kobaran api. Berkat kerja sama tersebut, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan lain.

Dalam proses penanganan, petugas menghabiskan sekitar satu tangki air untuk memadamkan api hingga dipastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Meski bangunan warung mengalami kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.

Baca Juga :  BIZAM Kerahkan 500 Personel untuk Latihan Darurat Skala Penuh 2025

Berdasarkan hasil pendataan awal, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp35 juta. Sementara itu, penyebab kebakaran masih bersifat dugaan awal dan mengarah pada kelalaian pemilik yang diduga lupa mematikan kompor gas.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran karena kompor gas lupa dimatikan. Tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian diperkirakan sekitar Rp35 juta,” kata Suherman.

Setelah memastikan api benar-benar padam dan kondisi lokasi dinyatakan aman, seluruh personel Damkarmat kembali ke Posko Mabe Gerung pada pukul 12.17 Wita.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan memasak berbahan bakar gas. Kelalaian kecil, seperti lupa mematikan kompor, dapat memicu kebakaran yang mengakibatkan kerugian material dalam jumlah besar.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda NTB Bantu Kursi Roda dan Sembako untuk Warga Pesisir Sekotong

Damkarmat Lombok Barat juga mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi kompor dan regulator gas sebelum meninggalkan dapur maupun rumah. Langkah sederhana tersebut dinilai efektif mengurangi risiko terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman.

Respon cepat petugas pemadam bersama bantuan warga sekitar menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas ke bangunan lain. Sinergi tersebut berhasil mempercepat proses pemadaman sehingga dampak kebakaran dapat diminimalkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *