Lombok Barat,Jurnalekbis.com- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1606/Mataram resmi dibuka di Lapangan Sepak Bola Dusun Gegutu Reban, Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (8/10/2025). Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat setempat.
Kegiatan yang bertujuan mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat ini dibuka secara resmi oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Barat, Fauzan Husniadi, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Prosesi pembukaan ditandai dengan pemukulan gong, disambut tepuk tangan meriah dari para undangan dan warga yang hadir.
Dalam amanat yang dibacakannya mewakili Bupati Lombok Barat, Fauzan menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1606/Mataram, atas kontribusinya dalam mendukung percepatan pembangunan desa.
“TMMD adalah bukti nyata sinergi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilannya sangat bergantung pada kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.
Program TMMD ke-126 kali ini difokuskan di dua desa, yakni Desa Dasan Geria dan Giri Madya, dengan dua sasaran utama: fisik dan nonfisik.
Untuk sasaran fisik, TNI bersama masyarakat akan membangun infrastruktur penting seperti jalan baru, jembatan, talud, serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang menjadi kebutuhan mendesak warga.
Sementara sasaran nonfisik mencakup kegiatan penyuluhan dan edukasi bagi masyarakat, mulai dari wawasan kebangsaan, hukum, bahaya narkoba, hingga sosialisasi rekrutmen calon prajurit TNI.
Kepala Staf Korem 162/Wira Bhakti, Kolonel Inf Wirawan Eko P., S.E., M.H., yang hadir mewakili Danrem, menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud pengabdian nyata TNI kepada rakyat.
“Sesuai arahan Bapak Danrem, kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan hanya untuk membangun fisik, tapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi jati diri bangsa,” ujar Kolonel Wirawan.
Ia menambahkan, keberhasilan TMMD sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak, terutama masyarakat setempat. “Kami ingin TMMD bukan sekadar proyek pembangunan, tetapi momentum untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai kebersamaan antara TNI dan rakyat,” tambahnya.
Upacara pembukaan juga dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya unsur Forkopimda Kabupaten Lombok Barat, para Komandan Kodim jajaran Korem 162/WB, Danyonif 742/SWY, serta perwakilan dari Lanal Mataram dan Lanud ZAM. Turut hadir pula tokoh masyarakat, pelajar, dan organisasi pemuda yang antusias mengikuti jalannya kegiatan.
Sebagai bagian dari acara, panitia TMMD menyerahkan sarana kerja secara simbolis kepada perwakilan satuan tugas dan memberikan paket sembako kepada masyarakat. Aksi sosial ini menjadi bukti komitmen TNI untuk hadir langsung membantu warga di wilayah binaan.
Program TMMD ke-126 ini akan berlangsung selama satu bulan penuh. Selama periode tersebut, prajurit TNI akan tinggal dan bekerja bersama masyarakat, bergotong royong menyelesaikan berbagai proyek pembangunan.
Dengan tema “Darma Bakti TNI Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus membuka akses ekonomi dan sosial bagi masyarakat pedesaan di Lombok Barat.













