Kesehatanpendidikan

FKM Undip Gelar “Jiken Cerdas” di Blora, Warga Antusias Periksa Kesehatan Gratis

×

FKM Undip Gelar “Jiken Cerdas” di Blora, Warga Antusias Periksa Kesehatan Gratis

Sebarkan artikel ini
FKM Undip Gelar “Jiken Cerdas” di Blora, Warga Antusias Periksa Kesehatan Gratis

Blora, Jurnalekbis.com Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro (Undip) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan pengabdian bertajuk “Jiken Cerdas”, yang digelar di wilayah kerja Puskesmas Jiken, Kabupaten Blora, Sabtu (8/11). Program ini menjadi wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh dosen dan mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Undip dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif serta pencegahan penyakit kronis. Program ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat yang antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari senam bersama hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

“Program Jiken Cerdas ini hadir sebagai bentuk nyata kontribusi FKM Undip dalam mewujudkan masyarakat Blora yang lebih sehat. Kami ingin memastikan akses pemeriksaan kesehatan dasar bisa dinikmati oleh warga tanpa biaya,” ujar Kaprodi Magister Kesehatan Masyarakat UNDIP, Dr. Dra. Ayun Sriatmi, M.Kes.

Baca Juga :  Kodim 1607/Sumbawa: Manunggal Air Tahun 2023 Guna Percepatan Penurunan Stunting

Kegiatan diawali dengan pengecekan tekanan darah dan senam bersama peserta Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis). Setelah itu, Ayun Sriatmi menyampaikan sambutan yang menegaskan pentingnya peran kampus dalam memperkuat kapasitas kader kesehatan dan meningkatkan kualitas pelayanan berbasis masyarakat.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Jiken, Apt. Dadang Kun Septianto, S.Farm., M.M., yang membuka kegiatan secara resmi, mengapresiasi langkah Undip dalam melibatkan masyarakat melalui pendekatan edukatif. “Kolaborasi dengan FKM Undip sangat membantu kami dalam edukasi interaktif kepada masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan derajat kesehatan di wilayah kami,” ujarnya.

Sebagai simbol kerja sama, Kaprodi dan Wakaprodi MKM Undip menyerahkan plakat penghargaan kepada Kepala Puskesmas Jiken. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemeriksaan kesehatan gratis berupa cek gula darah dan asam urat, yang dilakukan oleh tim mahasiswa MKM Undip. Sebelum pemeriksaan, peserta juga mengikuti pre-test untuk mengukur pengetahuan awal tentang penyakit kronis.

Baca Juga :  Wagub NTB Serukan Pentingnya Protein Hewani Cegah Stunting

Memasuki sesi penyuluhan, mahasiswa Undip membagikan leaflet edukatif tentang pencegahan penyakit tidak menular (PTM) dan memberikan penjelasan seputar pola hidup sehat, termasuk pentingnya menjaga pola makan dan aktivitas fisik. Warga tampak antusias mengikuti sesi diskusi interaktif dan tanya jawab, yang diselingi dengan pembagian door prize bagi peserta yang aktif berpartisipasi.

Di akhir acara, peserta diminta mengisi post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan setelah penyuluhan berlangsung. Hasil awal menunjukkan peningkatan pemahaman warga terhadap pentingnya pemeriksaan rutin dan gaya hidup sehat untuk mencegah risiko penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi sejak pagi hari. Banyak warga datang bersama keluarga untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis sekaligus menambah wawasan tentang pentingnya pencegahan dini penyakit tidak menular.

Baca Juga :  Masyarakat Lombok Tengah Ingat Jasa Almarhum HBK

Melalui kegiatan ini, FKM Undip berharap program Jiken Cerdas tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi langkah awal pembentukan komunitas sadar sehat di Kecamatan Jiken. “Kami ingin masyarakat makin peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungannya, sejalan dengan semangat program nasional Indonesia Sehat,” pungkas Ayun Sriatmi.

Kegiatan Jiken Cerdas diharapkan dapat menjadi model kolaborasi efektif antara kampus dan instansi kesehatan daerah dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat pedesaan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjembatani edukasi kesehatan di tingkat akar rumput.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *