Bisnis

SUPERSUN Resmi Nyala, Dua Pulau di Sumbawa Akhirnya Nikmati Listrik

×

SUPERSUN Resmi Nyala, Dua Pulau di Sumbawa Akhirnya Nikmati Listrik

Sebarkan artikel ini
SUPERSUN Resmi Nyala, Dua Pulau di Sumbawa Akhirnya Nikmati Listrik

Sumbawa, Jurnalekbis.com – PLN UP3 Sumbawa kembali memperluas jangkauan elektrifikasi ke wilayah kepulauan yang selama ini minim akses energi. Dua pulau terpencil, yakni Gili Tapan di Kecamatan Maronge dan Gili Ngali di Kecamatan Lape, akhirnya menikmati listrik setelah sistem energi terbarukan PLTS SUPERSUN berkapasitas 1300 VA resmi dinyalakan pada pertengahan November 2025. Kehadiran listrik ini menjadi tonggak penting bagi puluhan warga dan pelajar yang sebelumnya mengandalkan penerangan seadanya.

Penyalaan sistem SUPERSUN ini langsung memberikan dampak pada layanan pendidikan di SDN Gili Tapan, yang memiliki 35 murid dan 6 guru. Sekolah kini dapat memanfaatkan listrik untuk aktivitas belajar mengajar, penggunaan perangkat elektronik, hingga keamanan lingkungan. Sementara itu, di Gili Ngali yang dihuni 6 kepala keluarga dengan total 15 jiwa, penerangan dari energi surya tidak hanya menyuplai listrik ke satu rumah utama, tetapi juga memungkinkan warga lain mendapatkan penerangan lampu untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Sidak Pasar Renteng, Bulog NTB Jamin Harga Beras Rp12.500 Stabil

Upaya menghadirkan listrik ke dua pulau tersebut bukan pekerjaan mudah. Akses laut yang terbatas membuat tim PLN harus menempuh perjalanan panjang. Dari Pelabuhan Terata, tim melaut sekitar 2 jam menuju Gili Tapan, sebelum melanjutkan perjalanan 1 jam ke Gili Ngali. Total 15 personel terlibat dalam misi ini, membawa peralatan pasang baru seperti 2 kWh meter, 2 MCB, 2 modul SUPERSUN, dan 2 set panel PLTS. Peralatan yang berbobot besar menuntut koordinasi matang serta kondisi fisik dan kesiapan teknis di lapangan.

Menurut PLN UP3 Sumbawa, penyalaan SUPERSUN merupakan bagian dari program elektrifikasi berbasis energi terbarukan di wilayah NTB. Perencanaan proyek dimulai sejak Oktober 2025, dilanjutkan dengan mobilisasi logistik, pemasangan instalasi, hingga proses penyalaan yang rampung pada minggu kedua November 2025. Seluruh tahapan dilakukan dengan memperhatikan faktor keamanan, cuaca laut, dan tantangan geografis pulau kecil yang tidak memiliki infrastruktur memadai.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, memberikan apresiasi terhadap kinerja tim lapangan yang mampu menembus batas geografis demi pemerataan energi. Ia menegaskan bahwa kehadiran listrik di dua pulau kecil tersebut tidak hanya membawa terang, tetapi juga membuka peluang sosial dan ekonomi baru bagi masyarakat. “Penyalaan di Gili Tapan dan Gili Ngali menunjukkan komitmen PLN untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam mendapatkan akses energi. SUPERSUN adalah bukti nyata bahwa energi bersih dapat mendukung pendidikan, aktivitas sosial, hingga pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Heny.

Baca Juga :  Pemerintah Dorong PLN Perluas Pemanfaatan FABA PLTU

Ia juga menekankan bahwa penggunaan energi terbarukan menjadi langkah strategis dalam mendukung transisi energi nasional. “Setiap titik terang dari energi bersih menjadi kontribusi terhadap bauran EBT dan ketahanan energi daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Sumbawa, Firman Sulistyawan, memastikan bahwa keberlanjutan layanan menjadi fokus utama. Instalasi SUPERSUN dipersiapkan dengan standar ketat agar mudah dirawat dan memiliki keandalan tinggi. “Kami tidak hanya memastikan listrik menyala, tetapi juga memastikan sistem dapat bertahan lama dan memberikan manfaat maksimal untuk warga,” ujarnya.

Dengan hadirnya SUPERSUN di dua pulau terpencil ini, PLN UIW NTB kembali menambah capaian elektrifikasi energi bersih di wilayah kepulauan. PLN menegaskan akan terus memperluas akses listrik berbasis energi terbarukan sebagai bagian dari misi pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di seluruh pelosok Nusa Tenggara Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *