Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Sebuah minibus dengan nomor polisi DR 1013 DJ tertimpa pohon besar saat terparkir di Jalan Tuan Guru Haji Lopan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (30/12) sekitar pukul 10.30 WITA. Insiden ini sempat menyebabkan kemacetan panjang perhatian warga sekitar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sopir dan seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum pohon berukuran besar itu roboh dan menimpa kendaraan. Meski demikian, kondisi minibus mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian atap dan bodi kendaraan.
Peristiwa bermula saat kendaraan tersebut terparkir di bawah pohon besar di pinggir jalan. Tiba-tiba, pohon yang diduga sudah tua itu roboh setelah diterpa angin. Kejadian tersebut terjadi di tengah aktivitas warga yang cukup padat, mengingat lokasi berada di jalur penghubung antarwilayah di Lombok Barat.
“Waktu itu mobil sedang parkir, tamu acara,” ujar Musli, salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian.

Menurut Musli, saat peristiwa terjadi, kawasan tersebut tengah digunakan untuk sebuah kegiatan yang dihadiri sejumlah tamu penting.
“Ini tadi kan ada acara rumah Bas Nas, mau dikunjungi Bapak Gubernur sama Bapak Bupati. Tiba-tiba pohonnya jatuh,” katanya.
Ia menambahkan, sebelum pohon tumbang sempat terjadi hembusan angin.
“Ada angin tadi. Mungkin karena pohonnya sudah tua,” ujarnya.
Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas di Jalan Tuan Guru Haji (TGH) Lopan mengalami kemacetan panjang hingga mencapai belasan kilometer. Kendaraan dari dua arah terpaksa melambat bahkan sempat terhenti karena badan jalan tertutup pohon tumbang dan kendaraan yang tertimpa.
Petugas gabungan dari SAR, BPBD, serta aparat kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena ukuran pohon yang besar dan posisi kendaraan yang tertimpa cukup parah.
Petugas menggunakan alat pemotong khusus untuk membersihkan batang dan ranting pohon yang melintang di jalan. Setelah itu, minibus dievakuasi ke lokasi aman agar arus lalu lintas kembali normal.













