Olahraga

Kick Boxing NTB All Out! Kejurda Juli 2026 Dikemas Rasa PON

×

Kick Boxing NTB All Out! Kejurda Juli 2026 Dikemas Rasa PON

Sebarkan artikel ini
Kick Boxing NTB All Out! Kejurda Juli 2026 Dikemas Rasa PON

Mataram, Jurnalekbis.com – Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia (KBI) Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kick Boxing NTB akan digelar pada 3–13 Juli 2026. Kejuaraan ini diproyeksikan bukan sekadar ajang kompetisi daerah, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar NTB dalam mempersiapkan diri menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).

Ketua Umum Kick Boxing NTB, Junaidi Kasum, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan secara menyeluruh. Bahkan, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah disiapkan sebagai tuan rumah dengan konsep yang dirancang menyerupai pelaksanaan PON.

“Insya Allah Kejurda akan dilaksanakan sekitar tanggal 3 sampai 13 Juli 2026. Khusus untuk kickboxing, kami sudah mempersiapkan semuanya secara all out,” ujar Junaidi. Senin (5/1).

Baca Juga :  FORNAS VIII 2025 di NTB Banjir Peserta, Tembus 15 Ribu!

Menurutnya, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga sangat kuat. Bupati KSB disebut telah menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung pelaksanaan Kejurda Kick Boxing NTB, termasuk penyediaan venue dan konsep acara.

“Hari ini kami sedang mendesain venue. Konsepnya suasana PON, panggung terbuka, sehingga atmosfernya benar-benar seperti event nasional,” jelasnya.

Junaidi menekankan bahwa Kejurda Kick Boxing kali ini tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga dirancang agar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam perhelatan tersebut.

“Saya sengaja mendesain kickboxing ini bukan hanya untuk kehadiran kabupaten dan kota, tetapi juga bagaimana UMKM bisa menikmati kegiatan ini. Jadi bukan sekadar penjaringan atlet menuju PON,” tegasnya.

Dari sisi partisipasi, Kejurda Kick Boxing NTB menunjukkan peningkatan signifikan. Jika sebelumnya hanya diikuti oleh lima kabupaten, kini jumlah peserta meningkat menjadi 10 kabupaten/kota dengan total 20 kelas pertandingan.

Baca Juga :  Mandalika Festival of Speed 2025: Kolaborasi Balap, Pariwisata, dan UMKM di NTB

“Alhamdulillah, hari ini sudah diikuti 10 kabupaten kota dengan 20 kelas. Ini sudah clear,” kata Junaidi.

Beberapa daerah yang telah memenuhi persyaratan untuk mengikuti seluruh kelas pertandingan antara lain Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, serta sejumlah kabupaten lain. Kota Mataram juga dipastikan ikut ambil bagian, meski saat ini masih melakukan seleksi atlet.

Lebih jauh, Junaidi mengungkapkan bahwa pemilihan Sumbawa Barat sebagai lokasi Kejurda bukan tanpa alasan. Daerah tersebut secara sengaja dipersiapkan sebagai etalase kesiapan NTB menjadi tuan rumah PON, khususnya untuk cabang olahraga kickboxing.

“Kami desain Sumbawa Barat ini sebagai tuan rumah PON kickboxing. Walaupun ada informasi bahwa kickboxing punya sinyal ke NTT, tapi dengan modal Kejurda yang kita desain seperti PON, itu bisa menjadi pertimbangan PP,” ujarnya.

Baca Juga :  PLN NTB Siapkan Skema Zero Down Time Jelang MotoGP

Ia mengakui hingga kini Surat Keputusan (SK) resmi PON belum terbit, namun pihaknya tidak ingin menunggu tanpa melakukan langkah konkret. Melalui Kejurda dengan standar tinggi, Kick Boxing NTB ingin menunjukkan kesiapan nyata kepada pemerintah pusat dan Pengurus Pusat.

“Makanya Kejurda besok sengaja kami desain seperti PON. Standarnya semi profesional, UMKM hidup, dan event berjalan maksimal. Ini sesuai dengan karakter Sumbawa Barat,” pungkas Junaidi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *