News

Pendekatan Humanis Kapolda NTB: Dari Gedung DPRD ke Pondok Pesantren

×

Pendekatan Humanis Kapolda NTB: Dari Gedung DPRD ke Pondok Pesantren

Sebarkan artikel ini
Pendekatan Humanis Kapolda NTB: Dari Gedung DPRD ke Pondok Pesantren

Mataram, Jurnalekbis.com – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., menjalani agenda silaturahmi padat pada Jumat (9/1/2026). Dalam satu hari, sejumlah tokoh strategis daerah disambangi, mulai dari unsur legislatif hingga tokoh agama, sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi lintas elemen dan menjaga stabilitas keamanan di NTB.

Agenda silaturahmi dimulai pada pukul 10.00 Wita. Irjen Pol. Edy Murbowo mengunjungi Ketua DPRD Provinsi NTB di Ruang Kerja Ketua DPRD. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis. Kapolda NTB didampingi jajaran pejabat utama Polda NTB, di antaranya Karoops, Karolog, Dir Intelkam, Dir Reskrimum, Kabid Humas, serta Kabid Propam.

Baca Juga :  Curi HP Di Gelanggang Futsal, AM Diciduk Polisi

Pertemuan antara Kapolda NTB dan pimpinan DPRD Provinsi NTB ini menjadi ruang komunikasi strategis untuk membahas berbagai isu kebijakan dan keamanan daerah. Sinergi antara kepolisian dan legislatif dinilai penting dalam menciptakan situasi yang kondusif, terutama dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan keamanan di wilayah NTB.

Usai dari DPRD Provinsi NTB, Kapolda NTB melanjutkan agenda silaturahmi ke Lombok Tengah. Sekitar pukul 13.00 Wita, Irjen Pol. Edy Murbowo tiba di Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu untuk bersilaturahmi dengan pimpinan pondok, TGH. Lalu Turmudzi Badruddin, yang dikenal luas dengan sapaan “Datuq Bagu”.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda NTB hadir bersama rombongan pejabat pendamping, termasuk Kapolres Lombok Tengah. Kegiatan silaturahmi di lingkungan pondok pesantren juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Salat Jumat berjamaah, yang diikuti santri, pengurus pondok, serta masyarakat sekitar.

Baca Juga :  PLN Hadirkan Promo "Smash": Hemat Tambah Daya, Dukung Proliga 2024!

Kapolda NTB menegaskan bahwa komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan ketenangan di tengah masyarakat. Menurutnya, ulama dan pimpinan pesantren memiliki posisi penting sebagai penyejuk sekaligus penyalur pesan-pesan kebangsaan kepada umat.

“Silaturahmi seperti ini menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta membangun kebersamaan antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Irjen Pol. Edy Murbowo.

Ia menambahkan, Polda NTB berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog dan komunikasi dengan seluruh komponen daerah, baik unsur pemerintahan, tokoh agama, maupun masyarakat, guna mencegah potensi konflik dan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

Rangkaian silaturahmi tersebut sekaligus mencerminkan pendekatan humanis yang dikedepankan Polda NTB dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan sinergi yang terjaga antara kepolisian, legislatif, dan tokoh agama, diharapkan NTB tetap berada dalam suasana yang aman, damai, dan sejuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *