Nusantara

Hujan Lebat Picu Banjir Sekotong, Ratusan KK Terdampak

×

Hujan Lebat Picu Banjir Sekotong, Ratusan KK Terdampak

Sebarkan artikel ini
Hujan Lebat Picu Banjir Sekotong, Ratusan KK Terdampak

Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Bencana banjir melanda wilayah Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (13/1/2026) malam. Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari, disertai angin kencang, sehingga menyebabkan sungai meluap dan merendam permukiman warga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Sadimin, mengatakan banjir mulai terjadi sekitar pukul 19.00 WITA. Lokasi terdampak berada di Kecamatan Sekotong, tepatnya di Desa Persiapan Pengantap.

“Curah hujan cukup tinggi dan terjadi secara merata di wilayah Lombok Barat. Kondisi ini menyebabkan debit air sungai meningkat hingga akhirnya meluap dan masuk ke permukiman warga,” kata Sadimin dalam keterangannya, Selasa  (13/1/2026).

Baca Juga :  Bank Mandiri Siapkan Rp566 Miliar Uang Tunai untuk Ramadhan dan Idul Fitri di Bali dan Nusa Tenggara

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 570 kepala keluarga atau 1.711 jiwa dilaporkan terdampak. Hingga laporan ini disampaikan, kondisi banjir di wilayah terdampak masih belum sepenuhnya surut, sehingga aktivitas warga terganggu dan sebagian harus bertahan di rumah dengan kondisi terbatas.

BPBD NTB bersama BPBD Kabupaten Lombok Barat langsung bergerak melakukan penanganan darurat. Koordinasi dilakukan lintas instansi guna memastikan keselamatan warga serta melakukan pendataan dampak bencana di lapangan.

“Tim BPBD Kabupaten Lombok Barat sudah turun ke lokasi untuk melakukan assessment, memastikan kondisi warga, dan menyiapkan langkah penanganan lanjutan,” ujar Sadimin.

Dalam proses penanganan, sejumlah unsur terlibat, mulai dari Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Lombok Barat, TNI dan Polri, aparatur desa setempat, hingga masyarakat yang ikut bergotong royong membantu proses evakuasi dan penanganan awal.

Baca Juga :  Kanwil DJP Nusa Tenggara Mencatat Realisasi penerimaan pajak NTB Mencapai 91,9%

BPBD mencatat sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan warga terdampak banjir. Kebutuhan tersebut antara lain terpal untuk perlindungan sementara, matras, makanan siap saji, serta perlengkapan bayi dan anak-anak. Kebutuhan ini dinilai penting untuk menunjang kondisi warga selama banjir belum surut.

Sadimin menambahkan, BPBD NTB terus melakukan pelaporan dan diseminasi informasi kepada pihak terkait guna mempercepat penyaluran bantuan serta pengambilan keputusan di tingkat daerah.

Selain penanganan darurat, BPBD NTB juga mengeluarkan imbauan kepada masyarakat. Sadimin mengingatkan bahwa sebagian besar wilayah NTB saat ini telah memasuki musim hujan, sementara sebagian lainnya berada pada masa peralihan musim.

“Potensi hujan masih cukup signifikan dalam tujuh hari ke depan. Masyarakat kami imbau untuk memperhatikan kebersihan lingkungan dan kondisi aliran air di sekitar tempat tinggal,” ujarnya.

Baca Juga :  Tak Henti-henti, Rachmat Hidayat Kembali Salurkan Bantuan PENA untuk Masyarakat Lombok Timur

Ia juga meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan ekstrem dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci penting dalam meminimalkan risiko dan dampak bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi di musim hujan.

BPBD NTB memastikan akan terus memantau perkembangan situasi banjir di Lombok Barat serta siap melakukan langkah lanjutan apabila kondisi di lapangan memburuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *