Mataram, Jurnalekbis.com – Penguatan sistem pengamanan warga binaan menjadi fokus utama dalam audiensi antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Nusa Tenggara Barat dan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB). Pertemuan yang digelar di Mapolda NTB, Rabu (13/1), itu menegaskan komitmen kedua institusi dalam membangun kerja sama yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan demi menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas NTB Anak Agung Gde Krisna, Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, serta Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat M. Fadli. Sejumlah pejabat terkait turut hadir untuk membahas penguatan koordinasi pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di wilayah NTB.
Dalam pertemuan itu, Kakanwil Ditjenpas NTB Agung Krisna menyampaikan apresiasi atas dukungan Polda NTB yang selama ini berperan aktif membantu pengamanan Lapas dan Rutan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting dalam menjawab berbagai tantangan pemasyarakatan yang kian kompleks.
“Kolaborasi yang terbangun selama ini sangat membantu pelaksanaan tugas pemasyarakatan, terutama dalam pengamanan Lapas dan Rutan, pengawalan narapidana, serta penanganan gangguan keamanan dan ketertiban,” kata Agung Krisna.
Ia mengungkapkan, dinamika jumlah warga binaan, keterbatasan sarana prasarana, hingga potensi gangguan keamanan menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran pemasyarakatan. Oleh karena itu, peningkatan koordinasi dengan aparat kepolisian dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan kualitas layanan pemasyarakatan secara berkelanjutan.

Agung Krisna juga menekankan pentingnya sistem pengamanan yang adaptif dan responsif, terutama dalam menghadapi warga binaan berisiko tinggi serta proses pemindahan narapidana antarwilayah. Sinergi yang kuat, kata dia, akan memperkuat pencegahan sekaligus penanganan cepat jika terjadi gangguan keamanan.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo menegaskan komitmen Polda NTB untuk terus mendukung pengamanan di lingkungan pemasyarakatan. Dukungan tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Polda NTB siap mendukung pengamanan Lapas dan Rutan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah NTB,” ujar Edy Murbowo.
Ia menambahkan, komunikasi yang intensif antarinstansi menjadi faktor krusial, khususnya dalam pengamanan narapidana berisiko tinggi, pengawalan saat pemindahan warga binaan, serta penanganan potensi gangguan keamanan secara cepat dan terukur.
Bagi Lapas Kelas IIA Lombok Barat, penguatan kerja sama ini dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pengamanan internal. Kepala Lapas Lombok Barat M. Fadli menyebut, sinergi dengan kepolisian memperkuat kesiapsiagaan petugas dan efektivitas pengawalan warga binaan.
Sebagai hasil audiensi, Kanwil Ditjenpas NTB dan Polda NTB sepakat untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama yang lebih terpadu dalam pengamanan, pengawalan, serta pemindahan warga binaan. Kesepakatan tersebut diharapkan mampu mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada keamanan bersama di wilayah Nusa Tenggara Barat.













