NewsNusantara

Gerakan 1000 Rupiah Bhayangkari Polairud NTB Ringankan Beban Nelayan Lombok Barat

×

Gerakan 1000 Rupiah Bhayangkari Polairud NTB Ringankan Beban Nelayan Lombok Barat

Sebarkan artikel ini
Gerakan 1000 Rupiah Bhayangkari Polairud NTB Ringankan Beban Nelayan Lombok Barat

Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Bhayangkari Ranting Polairud Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali turun langsung ke masyarakat pesisir. Melalui program Bhayangkari Polairud Peduli, puluhan paket sembako disalurkan kepada nelayan dan warga kurang mampu di Pantai Kuranji, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (11/2/2026).

Kegiatan sosial tersebut dipimpin Ketua Ranting Bhayangkari Polairud, Ny. Hana Boy F.S. Samola. Bantuan diberikan langsung kepada warga pesisir yang sehari-hari menggantungkan hidup dari hasil laut, sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian Bhayangkari terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Sejak pagi, masyarakat nelayan Dusun Kuranji tampak antusias menyambut kedatangan rombongan Bhayangkari Polairud. Kepala dusun setempat turut hadir mendampingi proses penyaluran bantuan, yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan.

Baca Juga :  Begini Cara Rachmat Hidayat Menyapa Warga di Pasar Tradisional

Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda NTB Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polairud dan Bhayangkari untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat pesisir.

“Bantuan ini bersumber dari Gerakan 1000 Rupiah yang dilakukan secara konsisten oleh personel Polairud dan Bhayangkari. Setiap anggota menyisihkan sebagian rezekinya. Nilainya mungkin kecil, tapi jika dikumpulkan bersama-sama, dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Boyke.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antara Polri dan masyarakat pesisir, yang selama ini menjadi mitra strategis Polairud dalam menjaga keamanan perairan.

Ia menambahkan, nelayan dan warga pesisir merupakan kelompok yang rentan terhadap fluktuasi ekonomi, terutama saat cuaca buruk yang membatasi aktivitas melaut. Karena itu, kehadiran Bhayangkari diharapkan dapat memberi semangat sekaligus dukungan moral.

Baca Juga :  Sitti Rohmi Tegaskan Pentingnya Literasi dan Inklusi Pasar Modal Bagi Masyarakat

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Ranting Bhayangkari Polairud Ny. Hana Boy F.S. Samola mengatakan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan wujud empati Bhayangkari terhadap kondisi masyarakat di wilayah pesisir.

“Harapannya bantuan ini bisa sedikit membantu kebutuhan sehari-hari warga, sekaligus mempererat silaturahmi,” katanya singkat.

Warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut, terutama bagi keluarga nelayan yang penghasilannya tidak menentu.

Kegiatan Bhayangkari Polairud Peduli berlangsung aman dan tertib. Selain penyaluran sembako, kegiatan ini juga menjadi ajang dialog singkat antara Bhayangkari, Polairud, dan masyarakat terkait kondisi pesisir setempat.

Baca Juga :  Taiwan di Persimpangan: Xi Jinping Tegaskan Reunifikasi

Melalui program sosial tersebut, Bhayangkari Polairud Polda NTB menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan warga pesisir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *