Lombok Tengah, Jurnalekbis.com – Pengakuan global kembali diraih kawasan pariwisata The Mandalika. General Manager Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort, Budi Wahjono, masuk daftar Top 100 Hotel General Managers in the World 2025 versi Luxury Lifestyle Awards. Indonesia hanya diwakili empat nama dalam daftar tersebut.
Penghargaan itu menempatkan Pullman Mandalika sejajar dengan hotel-hotel premium dunia di Timur Tengah, Eropa, Amerika Serikat, hingga Asia. Penilaian dilakukan berdasarkan visi kepemimpinan, ketangguhan operasional, strategi bisnis, serta kontribusi terhadap standar industri hospitality global.
Budi Wahjono mengatakan, capaian tersebut bukan sekadar prestasi personal, melainkan hasil kerja kolektif seluruh tim. Ia menegaskan, kepemimpinan di sektor perhotelan saat ini tidak hanya berorientasi pada performa bisnis, tetapi juga dampak jangka panjang yang berkelanjutan.
“Pengakuan ini saya persembahkan untuk seluruh tim yang setiap hari bekerja dengan dedikasi. Sebagai General Manager, tugas saya memastikan setiap individu merasa diberdayakan dan memiliki visi yang sama. Masuk Top 100 dunia adalah kehormatan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan standar layanan,” ujar Budi.
Ia juga menyebut dukungan pengelola kawasan menjadi faktor penting dalam pengembangan resort dan kualitas pelayanan. “Kami percaya Mandalika punya potensi besar menjadi destinasi kelas dunia. Komitmen kami adalah menghadirkan layanan terbaik sekaligus inovasi berkelanjutan yang memberi manfaat bagi lingkungan dan komunitas lokal,” tambahnya.

Dari sisi pengelola kawasan, Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi Budi mencerminkan kualitas kepemimpinan tenant di Mandalika yang telah diakui secara global.
“Ini menegaskan bahwa tenant-tenant di Mandalika tidak hanya berkembang dari sisi fasilitas, tapi juga dari kualitas layanan dan kepemimpinan. ITDC terus mendorong terciptanya ekosistem hospitality yang berdaya saing internasional dan berkelanjutan,” kata Troy.
ITDC menilai keberhasilan Pullman menjadi cerminan sinergi kawasan. Kolaborasi antara pengelola dan pelaku usaha—mulai dari hotel, resort, restoran hingga atraksi wisata—menjadi fondasi dalam menghadirkan pengalaman pariwisata yang unggul dan berdampak bagi masyarakat sekitar.
Capaian ini melengkapi prestasi Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort yang sebelumnya meraih International Sustainability Award 2025 – Farm to Table. Penghargaan tersebut diberikan atas berbagai inovasi ramah lingkungan, seperti pengolahan sisa sarapan menjadi pupuk organik cair, produksi minyak kayu putih dan minyak kelapa dari tanaman hotel, hingga pemanfaatan bunga kamboja menjadi minyak frangipani.
Inovasi tersebut dinilai berhasil menekan limbah sekaligus menciptakan produk berkelanjutan yang dimanfaatkan untuk operasional hotel dan masyarakat sekitar.
Dengan masuknya GM Pullman dalam jajaran Top 100 dunia serta raihan penghargaan sustainability internasional, The Mandalika kian mengukuhkan posisinya sebagai destinasi pariwisata terpadu yang kompetitif, inovatif, dan berstandar global.













