BisnisEkonomi

Ramadan 2026: BI NTB Gelontorkan Rp3,3 Triliun, Ini Lokasi Penukaran Uang

×

Ramadan 2026: BI NTB Gelontorkan Rp3,3 Triliun, Ini Lokasi Penukaran Uang

Sebarkan artikel ini
Ramadan 2026: BI NTB Gelontorkan Rp3,3 Triliun, Ini Lokasi Penukaran Uang

Mataram, Jurnalekbis.com– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi memulai rangkaian Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 1447 H/2026 dengan menyiapkan uang layak edar sebesar Rp3,3 triliun. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri terpenuhi secara cukup, tepat waktu, dan merata hingga wilayah 3T (terdepan, terluar, terpencil).

Kick off SERAMBI digelar pada 19 Februari 2026 dan dirangkaikan dengan penandatanganan Komitmen Bersama Layanan Penukaran dan Pemenuhan Kebutuhan Uang Rupiah. Acara tersebut dipimpin Pelaksana Harian Sekretaris Daerah NTB Lalu M. Faozal, bersama Kepala Perwakilan BI NTB Hario Kartiko Pamungkas, serta dihadiri Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, jajaran Pemerintah Kota Mataram, dan pimpinan perbankan se-NTB.

Baca Juga :  Bulog Dongkrak UMKM NTB, Suntik Dana Ratusan Juta untuk RPK

Kepala Perwakilan BI NTB, Hario K. Pamungkas, mengungkapkan secara nasional proyeksi kebutuhan uang tunai pada Ramadan dan Idul Fitri 2026 mencapai Rp185,6 triliun atau meningkat 15,1 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp161 triliun.

“Sementara untuk Provinsi NTB, kebutuhan uang diproyeksikan mencapai Rp3,07 triliun atau naik 27,48 persen dibanding tahun lalu. Untuk mengantisipasi lonjakan itu, kami telah menyiapkan Rp3,3 triliun,” ujar Hario.

Ia menjelaskan, peningkatan kebutuhan uang tunai dipicu sejumlah faktor, antara lain pembayaran gaji dan tunjangan hari raya (THR) bagi ASN, TNI, Polri, dan pegawai swasta, pencairan bantuan sosial, serta meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat selama libur panjang.

Dalam program SERAMBI tahun ini yang mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”, BI NTB menitikberatkan pada tiga aspek utama. Pertama, menjaga ketersediaan uang rupiah dalam jumlah cukup, pecahan sesuai, dan dalam kondisi layak edar. Kedua, memperluas layanan penukaran hingga menjangkau daerah dengan akses perbankan terbatas. Ketiga, memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.

Baca Juga :  Jelang MotoGP 2023, MGPA Gelar Pertemuan Dengan KEMENKO MARVES

Untuk mendukung distribusi yang merata, BI bersama perbankan membuka layanan penukaran uang di 85 titik kantor bank di seluruh NTB pada 27 Februari 2026 serta 12 Maret 2026. Selain itu, layanan kas keliling akan menjangkau wilayah 3T yang jauh dari akses perbankan. Layanan penukaran terpadu juga dipusatkan di Halaman Parkir Islamic Center pada 9–12 Maret 2026.

Masyarakat yang ingin menukar uang diwajibkan melakukan pendaftaran secara daring melalui laman pintar.bi.go.id. Pendaftaran dibagi dalam dua tahap, yakni 14–27 Februari 2026 dan 2–12 Maret 2026.

Pelaksana Harian Sekda NTB, Lalu M. Faozal, mengapresiasi kolaborasi BI dan perbankan yang melibatkan seluruh kabupaten/kota di NTB. Menurutnya, komitmen bersama tersebut menjadi jaminan bahwa layanan penukaran tahun ini berjalan lebih tertib dan aman.

Baca Juga :  The Nusa Dua Beralih ke Energi Ramah Lingkungan dengan Jaringan Gas Alam

“Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan resmi yang telah disiapkan dan menghindari penukaran di tempat ilegal karena berisiko uang palsu atau jumlah yang tidak sesuai,” tegasnya.

Melalui langkah ini, BI NTB berharap distribusi uang tunai selama Ramadan dan Idul Fitri 2026 dapat berjalan lancar, sekaligus mendukung stabilitas sistem pembayaran dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *