Mataram, Jurnalekbis.com – Program promo tambah daya listrik bertajuk “Ramadan Terang, Lebaran Tenang” yang digelar PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memasuki hari terakhir pada Selasa (10/3/2026). Melalui program ini, pelanggan berkesempatan mendapatkan potongan biaya penyambungan hingga 50 persen untuk layanan tambah daya listrik melalui aplikasi PLN Mobile.
Promo yang berlangsung sejak 25 Februari 2026 tersebut ditujukan bagi pelanggan listrik satu fasa dengan daya awal 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA yang ingin meningkatkan kapasitas listrik hingga 7.700 VA. Program ini dihadirkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan listrik yang biasanya meningkat selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
Hingga 9 Maret 2026, tercatat ribuan pelanggan di wilayah Nusa Tenggara Barat telah memanfaatkan promo tersebut. Dari jumlah itu, pelanggan rumah tangga menjadi kelompok yang paling banyak mengajukan permohonan tambah daya, yakni lebih dari 800 pelanggan. Tingginya angka tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari selama Ramadan.
Selain itu, lonjakan permohonan tambah daya juga mencerminkan meningkatnya penggunaan layanan digital oleh pelanggan PLN di daerah. Banyak masyarakat kini memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk melakukan berbagai transaksi kelistrikan, mulai dari pembelian token listrik, pembayaran tagihan, hingga pengajuan layanan tambah daya.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, mengatakan bahwa program promo tersebut merupakan bagian dari upaya PLN memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat, khususnya pada periode Ramadan ketika aktivitas rumah tangga meningkat.

“Pada periode Ramadan, aktivitas masyarakat di rumah cenderung meningkat sehingga kebutuhan listrik juga bertambah. Melalui promo ini, PLN ingin memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk menambah daya dengan biaya yang lebih ringan agar aktivitas ibadah dan kebersamaan keluarga dapat berlangsung dengan nyaman tanpa kendala listrik,” ujar Sri Heny.
Ia menambahkan, respons masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Dalam waktu kurang dari dua minggu sejak diluncurkan, jumlah pelanggan yang memanfaatkan promo sudah mencapai ribuan orang di berbagai wilayah di NTB.
Menurut Sri Heny, tingginya minat masyarakat juga tidak terlepas dari kemudahan proses pengajuan yang sepenuhnya dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi PLN Mobile. Pelanggan tidak perlu lagi datang langsung ke kantor layanan karena seluruh proses bisa diakses melalui ponsel.
Untuk mendapatkan promo tersebut, pelanggan cukup melakukan transaksi pembelian token listrik atau pembayaran tagihan melalui aplikasi PLN Mobile. Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan memperoleh e-voucher tambah daya yang secara otomatis tersimpan di aplikasi.
Voucher tersebut kemudian dapat diklaim melalui fitur promo di PLN Mobile dan digunakan saat pelanggan mengajukan permohonan penambahan daya listrik di rumah. Dengan mekanisme ini, pelanggan dapat memanfaatkan potongan biaya penyambungan secara langsung saat proses pengajuan layanan.
PLN mengingatkan bahwa kesempatan mendapatkan diskon ini hanya berlaku hingga Selasa, 10 Maret 2026. Karena itu, masyarakat yang belum memanfaatkan program tersebut diimbau segera mengakses aplikasi PLN Mobile sebelum masa promo berakhir.
Melalui program ini, PLN berharap masyarakat dapat memastikan kapasitas listrik di rumah tetap mencukupi selama Ramadan hingga Idulfitri. Dengan daya listrik yang memadai, aktivitas ibadah, persiapan sahur dan berbuka, serta kebersamaan keluarga di rumah dapat berlangsung lebih nyaman tanpa gangguan kelistrikan.














