Lombok Utara, Jurnalekbis.com – Perum BULOG mempercepat penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan menyalurkan beras dan minyak goreng kepada puluhan ribu warga penerima manfaat. Hingga awal April 2026, hampir 24 ribu warga di dua kecamatan telah menerima bantuan, sementara distribusi di tiga kecamatan lain ditargetkan rampung pekan ini.
Percepatan distribusi dilakukan di Desa Gili Indah dan Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara. Direktur Pemasaran Perum BULOG, Febby Novita, turun langsung ke lokasi bersama Wakil Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kantor Wilayah NTB, Rizal P. Sukmaadijaya, untuk memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat.
Dalam program tersebut, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari hingga Maret 2026. Penyaluran dilakukan secara langsung disertai proses pendataan dan verifikasi agar bantuan tidak salah sasaran.
“Perum BULOG berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan. Kami ingin bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Febby Novita di sela penyaluran bantuan.
Data BULOG menunjukkan, total penerima bantuan pangan di Kabupaten Lombok Utara mencapai 58.996 orang. Dari jumlah itu, distribusi di Kecamatan Bayan telah terealisasi kepada 14.736 penerima, sedangkan di Kecamatan Pemenang sebanyak 8.950 penerima.
Dengan demikian, sebanyak 23.686 warga di dua kecamatan tersebut telah menerima bantuan. Sementara itu, penyaluran di Kecamatan Gangga, Kayangan, dan Tanjung masih berlangsung dan ditargetkan selesai dalam minggu ini.
“Penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Lombok Utara ditujukan kepada 58.996 penerima. Hingga saat ini, distribusi telah terealisasi di Kecamatan Bayan sebanyak 14.736 penerima dan Kecamatan Pemenang sebanyak 8.950 penerima. Untuk Kecamatan Gangga, Kayangan, dan Tanjung ditargetkan selesai dalam minggu ini,” ujar Febby.
Percepatan penyaluran dilakukan di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah. Kabupaten Lombok Utara menjadi salah satu wilayah prioritas karena sebagian masyarakat masih bergantung pada bantuan pangan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Di lokasi penyaluran, warga tampak mengantre sejak pagi untuk mengambil bantuan. Aparat desa bersama petugas BULOG melakukan pencocokan data penerima sebelum bantuan diserahkan. Proses itu dilakukan untuk memastikan hanya warga yang terdaftar yang menerima bantuan.
Selain meninjau distribusi, Febby juga berdialog langsung dengan warga. Sejumlah warga mengaku bantuan beras dan minyak goreng tersebut sangat membantu, terutama di tengah naiknya harga kebutuhan pokok dalam beberapa bulan terakhir.
Menurut Febby, stok pangan BULOG di wilayah NTB masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung kelancaran distribusi bantuan. Ia memastikan penyaluran bantuan akan terus dilakukan hingga seluruh penerima di Kabupaten Lombok Utara mendapatkan haknya.
Kegiatan tersebut juga melibatkan pemerintah desa dan unsur terkait lainnya. Keterlibatan aparat desa dinilai penting untuk mempercepat pendataan sekaligus mengawasi agar penyaluran berlangsung terbuka dan tepat sasaran.
Melalui percepatan distribusi itu, BULOG menegaskan perannya dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Selain memastikan pasokan tersedia, perusahaan pelat merah tersebut juga berupaya menjaga agar masyarakat tetap dapat mengakses bahan pangan dengan harga terjangkau.














