Toprak Isi BBM, Arbolino Bawa Jagung: Rider MotoGP Bikin Heboh di Mandalika

Toprak Isi BBM, Arbolino Bawa Jagung: Rider MotoGP Bikin Heboh di Mandalika
Toprak Isi BBM, Arbolino Bawa Jagung: Rider MotoGP Bikin Heboh di Mandalika
Materi Iklan FINAL 2026

Jurnalekbis.com – Tingkah sejumlah rider MotoGP di luar lintasan mencuri perhatian warga dan netizen menjelang balapan Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Toprak Razgatlıoğlu menjadi salah satu rider yang tampil santai di tengah kesibukan jelang race. Pembalap asal Turki itu terlihat mengisi bahan bakar, melakukan freestyle bersama pelajar, hingga menikmati makanan lokal.

Namun, aksi Tony Arbolino tak kalah mencuri perhatian. Rider Italia tersebut terlihat mengendarai motor sambil membawa jagung bakar saat berada di sekitar kawasan pantai Mandalika.

Momen sederhana itu sontak menjadi perhatian warga. Aktivitas para pembalap kemudian ramai diperbincangkan di media sosial karena memperlihatkan sisi berbeda dari kehidupan rider MotoGP saat berada di Indonesia.

Di balik persaingan menuju balapan, para pembalap ternyata menikmati berbagai pengalaman lokal yang jarang mereka temukan di lokasi MotoGP lainnya.

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Reza Waroka, mengatakan para rider memang tertarik dengan berbagai hal unik yang mudah ditemukan di Mandalika.

“Sebenarnya bukan masalah jagung ataupun apa, tapi memang salah satu yang disukai oleh para pembalap di Mandalika adalah mereka menemukan banyak hal-hal yang unik, yang lucu, dan itu bisa didapatkan dengan amat gampang, belum tentu di negara lain,” kata Troy, Kamis (8/10).

Menurut Troy, pengalaman tersebut mencakup hal-hal sederhana seperti menikmati es kelapa. Bagi para pembalap, suasana seperti itu justru memberikan pengalaman berbeda selama berada di Mandalika.

Ia juga menyoroti jarak berbagai fasilitas yang relatif dekat. Para rider bisa dengan mudah menikmati kawasan pantai, mencoba olahraga, berinteraksi dengan pelajar, hingga melakukan aktivitas lain tanpa harus pergi terlalu jauh dari area sirkuit.

“Apalagi sekarang mereka disatukan sama sekolah, mereka senang. Mereka bisa main padel, mereka bisa main basket, segala macam. Itu kan belum tentu ditemukan di sirkuit lain,” ujarnya.

Troy menilai pengalaman tersebut ikut membentuk kesan positif para pembalap terhadap Mandalika. Menurutnya, kawasan ini menawarkan kombinasi antara balapan kelas dunia dan pengalaman lokal yang tidak mudah ditemukan di tempat lain.

“Yang dirindukan oleh mereka adalah bahwa Mandalika itu ya, luar biasa dan menyenangkan,” katanya.

Aktivitas rider menjelang race juga tidak hanya berlangsung di kawasan wisata. Penyelenggara menjalankan agenda Riders Goes to School yang mempertemukan pembalap dengan para pelajar.

Materi Iklan FINAL 2026

Agenda lain, seperti Riders Go to Paddock, masih dikoordinasikan dengan Dorna. Penyelenggara akan mengatur waktunya agar aktivitas pembalap tetap seimbang dengan persiapan mereka menghadapi balapan.

Bagi Mandalika, momen Toprak mengisi BBM hingga Arbolino membawa jagung bakar memberi warna tersendiri menjelang balapan. Aktivitas tersebut memperlihatkan bagaimana para rider berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar.

Di tengah tekanan persaingan MotoGP, Mandalika justru menawarkan pengalaman yang lebih santai. Pantai, makanan lokal, olahraga, hingga jajanan sederhana menjadi bagian dari cerita para rider selama berada di Lombok.

Keunikan itulah yang menurut Troy membuat Mandalika bukan sekadar tempat balapan, tetapi juga pengalaman yang berkesan bagi para pembalap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *