News

13 Kendaraan Hanyut, Banjir Terjang Kompleks Riverside

×

13 Kendaraan Hanyut, Banjir Terjang Kompleks Riverside

Sebarkan artikel ini
13 Kendaraan Hanyut, Banjir Terjang Kompleks Riverside

Mataram, Jurnalekbis.com– Banjir bandang kembali menerjang kawasan pemukiman padat di Kota Mataram. Kali ini, bencana tersebut melanda perumahan elit Riverside, Kelurahan Selagalas, Kecamatan Cakranegara, Minggu (6/7/2025) sore. Akibat derasnya arus air yang datang secara tiba-tiba, sebanyak 13 unit kendaraan dilaporkan hanyut terbawa banjir. Beberapa di antaranya tersangkut di tembok, sementara sisanya terbawa aliran sungai.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir ini menimbulkan kerugian materil yang signifikan. Upaya evakuasi pun masih terus dilakukan hingga Senin pagi, dengan melibatkan ratusan personel dari Kodim 1606/Mataram dan petugas gabungan.

Menurut laporan dari Ahmad Hudairi, satpam kompleks Riverside yang berjaga saat kejadian, banjir bandang mulai masuk ke perumahan sekitar pukul 18.00 WITA. Air bah yang datang dengan sangat cepat langsung menghanyutkan kendaraan-kendaraan yang terparkir di halaman rumah warga maupun di badan jalan.

Baca Juga :  Malean Sampi: Tradisi Balapan Sapi Khas Lombok yang Menarik Wisatawan

“Kalau info yang saya terima, ada 13 kendaraan yang hanyut dari dalam perumahan. Tujuh di antaranya benar-benar terbawa arus ke sungai, sementara enam unit lainnya tersangkut di tembok. Jenis mobil yang hanyut itu ada HR-V, Kijang, Xenia, sampai pick-up. Satu sepeda motor juga hilang terbawa arus,” jelas Ahmad Hudairi saat ditemui di lokasi. Senin (7/7).

Kondisi arus yang sangat deras membuat warga tidak sempat menyelamatkan kendaraan mereka. Beberapa mobil terlihat terguling, terperosok ke dalam drainase besar, bahkan tersangkut di dinding beton yang menjadi pembatas kompleks.

Dandim 1606/Mataram, Letkol Inf. Nyarman, M.Tr, yang turun langsung ke lokasi bencana, menjelaskan bahwa sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut. Namun, pihaknya fokus pada upaya pembersihan dan evakuasi kendaraan yang hanyut, terutama yang berada di area sungai.

Baca Juga :  Warga Giri Madia Antusias Gotong Royong di TMMD ke-126 Kodim 1606/Mataram: Bukti Nyata Sinergi TNI dan Rakyat

“Kami kerahkan 300 personel gabungan. Sebanyak 150 orang diturunkan di wilayah Riverside, dan 150 lainnya di wilayah Kekalik. Untuk evakuasi kendaraan yang masuk ke sungai, tentu diperlukan alat berat, karena tidak memungkinkan ditarik secara manual,” ujar Letkol Nyarman.

Menurutnya, proses evakuasi akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pembersihan material di sekitar kawasan yang terdampak, kemudian berlanjut ke penanganan kendaraan dan puing-puing besar yang hanyut ke sungai.

Ia juga menegaskan akan berkoordinasi dengan Pemda Kota Mataram untuk memastikan penanganan pascabencana dapat berlangsung secara sistematis dan menyeluruh.

Tim gabungan dari TNI, BPBD Kota Mataram, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diterjunkan langsung malam itu juga. Meski akses menuju beberapa titik terdampak sempat terhambat karena tumpukan lumpur dan kendaraan yang melintang, tim tetap melakukan pembersihan darurat.

Baca Juga :  PON 2024 jadi Barometer NTB Tuan Rumah PON 2028, Ini Kata H Lalu Hadrian Irfani

Beberapa truk tangki air dikerahkan untuk menyemprot lumpur tebal yang mengendap di jalanan. Pihak PLN juga telah turun untuk memastikan tidak ada kabel listrik yang terendam dan berpotensi membahayakan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *