Mataram, Jurnalekbis.com— InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memperkuat koordinasi pengamanan menjelang dua ajang balap internasional di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, yakni GT World Challenge Asia 2026 dan MotoGP 2026. Langkah ini dilakukan melalui pertemuan dengan jajaran Polda NTB guna memastikan seluruh rangkaian event berjalan aman dan lancar.
Koordinasi tersebut berlangsung di Mapolda NTB, Senin (27/4), dipimpin langsung Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka. Pertemuan difokuskan pada kesiapan pengamanan kawasan The Mandalika menjelang pelaksanaan GT World Challenge Asia pada 1–3 Mei 2026 serta MotoGP pada 9–11 Oktober 2026.
Troy menegaskan, dua event internasional tersebut memiliki dampak besar terhadap citra pariwisata Indonesia dan perekonomian daerah. Karena itu, seluruh aspek penyelenggaraan, termasuk keamanan, harus dipastikan berjalan optimal.
“GT World Challenge Asia menjadi momentum pembuka rangkaian event internasional tahun ini di Mandalika International Circuit, sekaligus memperkuat posisi strategis sirkuit dalam kalender balap dunia,” ujar Troy.
Ia menyebut MotoGP masih menjadi agenda utama yang memberikan eksposur global bagi NTB dan Indonesia. Menurutnya, dukungan aparat keamanan menjadi elemen penting dalam menjaga kelancaran seluruh tahapan kegiatan.
“Kami mengharapkan dukungan penuh dari Polda NTB untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan, baik pada tahap persiapan maupun pelaksanaan, dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, ITDC, MGPA, dan Polda NTB membahas sejumlah strategi pengamanan terpadu. Fokus pengamanan meliputi pengaturan akses keluar masuk kawasan, pengendalian arus penonton dan kendaraan, hingga penjagaan di titik strategis di dalam maupun sekitar kawasan The Mandalika.
Tak hanya saat event berlangsung, pengamanan juga diarahkan pada aktivitas pembangunan dan penataan kawasan yang saat ini masih berjalan. Sejumlah proyek investasi dan pembangunan fasilitas penunjang pariwisata disebut tetap menjadi perhatian agar berjalan sesuai aturan dan tidak mengganggu persiapan event.
Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murbowo menegaskan pihaknya siap memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan dua agenda balap internasional tersebut.
“Kami siap memberikan dukungan pengamanan secara maksimal, baik untuk GT World Challenge Asia maupun MotoGP, melalui penguatan pengamanan terpadu di seluruh area kawasan dan titik-titik strategis,” tegas Edy.
Menurutnya, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan Mandalika menjadi prioritas utama agar pelaksanaan event internasional dapat berlangsung tanpa gangguan.
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menilai koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga reputasi Mandalika sebagai tuan rumah balap dunia.
“Koordinasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh rangkaian event di The Mandalika berjalan aman dan lancar, baik pada tahap persiapan maupun saat pelaksanaan,” ujarnya.
GT World Challenge Asia 2026 diproyeksikan menjadi salah satu pembuka kalender motorsport internasional di Mandalika tahun ini. Sementara MotoGP Mandalika kembali diperkirakan menyedot puluhan ribu penonton dan perhatian publik global.
Pemerintah dan pengelola kawasan berharap suksesnya dua event tersebut semakin memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia di level internasional.














