News

Hujan Deras Picu Banjir di Mataram, 20 KK Terdampak di Kecamatan Sandubaya

×

Hujan Deras Picu Banjir di Mataram, 20 KK Terdampak di Kecamatan Sandubaya

Sebarkan artikel ini
Hujan Deras Picu Banjir di Mataram, 20 KK Terdampak di Kecamatan Sandubaya

Mataram,Jurnalekbis.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Mataram pada Rabu (12/11/2025) sore menyebabkan banjir di sejumlah titik. Salah satu lokasi terdampak cukup parah berada di Kecamatan Sandubaya, tepatnya di Kelurahan Abian Tubuh Baru. Sedikitnya 20 kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak dengan tinggi muka air mencapai sekitar 30 sentimeter.

Berdasarkan laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB), banjir terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Peristiwa ini dipicu hujan berintensitas sedang hingga lebat yang mengguyur kawasan hulu Sungai Ancar dan wilayah Kota Mataram sejak pukul 12.25 hingga 15.25 WITA. Akibat curah hujan tinggi tersebut, debit air di Sungai Ancar meningkat dan meluap ke pemukiman warga.

Baca Juga :  Gagal Kendalikan Motor, WNA Jerman Tabrak Pembatas Jalan

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD NTB bersama BPBD Kota Mataram langsung turun ke lapangan untuk melakukan penilaian cepat (assessment) terhadap dampak banjir. Mereka berkoordinasi dengan aparat TNI/Polri serta perangkat kelurahan dan kecamatan untuk memastikan kondisi warga terdampak aman dan kebutuhan mendesak dapat segera teridentifikasi.

Selain melakukan pemantauan, BPBD juga melaporkan bahwa hingga kini belum ada kebutuhan mendesak seperti logistik atau evakuasi massal. Namun, tim tetap siaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi hujan susulan yang dapat kembali meningkatkan debit air sungai.

Banjir di kawasan Sandubaya bukan pertama kalinya terjadi. Wilayah ini termasuk salah satu titik rawan genangan di Kota Mataram karena letaknya yang berdekatan dengan aliran Sungai Ancar. Dalam kondisi hujan lebat berkepanjangan, sistem drainase dan kapasitas sungai yang terbatas sering kali tak mampu menampung volume air dari daerah hulu.

Baca Juga :  Danrem 162/WB Intruksikan Babinsa Kawal Pengembalian Kotak Suara dari TPS Menuju ke KPU

BPBD NTB mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai, untuk tetap waspada dan segera melapor jika terjadi kenaikan air secara signifikan. Petugas juga terus melakukan diseminasi informasi dan koordinasi lintas instansi untuk memastikan kesiapsiagaan penanganan bencana di wilayah perkotaan.

Meski kondisi air mulai surut, tim gabungan masih berjaga di beberapa titik guna memastikan tidak ada sisa genangan yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan bagi warga. Pemerintah Kota Mataram juga diharapkan segera mengevaluasi sistem drainase di kawasan Sandubaya untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Dengan intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah NTB beberapa hari terakhir, BMKG juga mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi. Warga diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca dan menghindari aktivitas di sekitar aliran sungai ketika hujan deras melanda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *