News

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di NTB hingga Malam Ini

×

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di NTB hingga Malam Ini

Sebarkan artikel ini
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di NTB hingga Malam Ini

Mataram, Jurnalekbis.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin, 6 Januari 2026. Sejumlah daerah diprakirakan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, mulai pukul 15.30 WITA dan diperkirakan berlangsung hingga 21.30 WITA.

Berdasarkan informasi resmi BMKG yang dirilis pada pukul 15.25 WITA, kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi terjadi di beberapa wilayah kabupaten/kota di NTB. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang ditimbulkan, seperti genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas transportasi.

Wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat pada fase awal meliputi Kabupaten Lombok Barat di Kecamatan Sekotong dan Lembar. Di Kabupaten Lombok Tengah, hujan diperkirakan mengguyur Praya Timur dan Praya Tengah. Sementara itu di Kabupaten Sumbawa, potensi hujan lebat terpantau di Kecamatan Utan, Moyo Hilir, Lape, Moyo Utara, Lopok, dan Lantung.

Baca Juga :  Sepanjang Musim Libur Natal dan Tahun Baru, Indosat Ooredoo Hutchison Tingkatkan Kapasitas Jaringan di 33 Titik di wilayah NTB

BMKG juga mencatat potensi cuaca ekstrem di Kabupaten Dompu, khususnya Dompu, Kilo, dan Woja. Di Kabupaten Bima, hujan disertai petir diperkirakan terjadi di Woha, Belo, Wera, Donggo, Sanggar, Tambora, Soromandi, dan Palibelo. Sementara di Kabupaten Lombok Utara, wilayah Bayan turut masuk dalam zona waspada.

Selain itu, kondisi cuaca buruk ini berpotensi meluas ke wilayah lain. Di Lombok Barat, hujan dapat meluas ke Kecamatan Gerung. Lombok Tengah berpotensi terdampak di Praya, Pujut, Praya Barat, Janapria, dan Praya Barat Daya. Sedangkan di Lombok Timur, wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Keruak, Sambelia, Sembalun, Sakra Barat, dan Jerowaru.

Untuk wilayah Sumbawa, potensi hujan lebat dapat meluas ke Alas, Batu Lanteh, Sumbawa, Moyo Hulu, Ropang, Plampang, Alas Barat, Labuhan Badas, Buer, Rhee, Unter Iwes, Maronge, Tarano, Lenangguar, dan Orong Telu. Di Dompu, kecamatan Kempo, Hu’u, Pekat, Manggalewa, dan Pajo juga diprakirakan terdampak.

Baca Juga :  Bendungan Meninting Dijadwalkan Rampung Akhir Agustus 2024, Siap Diresmikan Presiden Jokowi!

Sementara itu di Kabupaten Bima, hujan lebat berpotensi meluas ke Monta, Bolo, Wawo, Sape, Ambalawi, Langgudu, Madapangga, Parado, dan Lambitu. Di Kabupaten Lombok Utara, wilayah Tanjung, Gangga, Kayangan, dan Pemenang turut masuk dalam wilayah pantauan. Bahkan Kota Bima juga diprakirakan terdampak di Kecamatan Rasanae Timur, Asakota, Raba, dan Mpunda.

BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang berada di wilayah rawan bencana, agar tetap waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Nelayan dan pengguna transportasi laut juga diminta berhati-hati terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan bersiaga dan terus memantau perkembangan cuaca guna meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem di wilayah NTB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *