NewsNusantara

Polres Lombok Utara Sulap Ruang Tunggu SIM-SKCK Jadi Pojok Baca Digital

×

Polres Lombok Utara Sulap Ruang Tunggu SIM-SKCK Jadi Pojok Baca Digital

Sebarkan artikel ini
Polres Lombok Utara Sulap Ruang Tunggu SIM-SKCK Jadi Pojok Baca Digital

Lombok Utara, Jurnalekbis.com — Polres Lombok Utara mulai menata ulang wajah pelayanan publiknya. Ruang tunggu pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang selama ini identik dengan antrean dan penantian, kini disulap menjadi ruang literasi melalui peresmian Pojok Baca dan Perpustakaan Digital.

Program ini merupakan hasil kolaborasi Polres Lombok Utara dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Utara. Peresmian ditandai dengan penyerahan bantuan fasilitas literasi dari Pemerintah Daerah Lombok Utara berupa satu unit televisi 32 inci, satu unit komputer, dan satu rak buku, Selasa (27/1/2026).

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, mengatakan kehadiran pojok baca ini bertujuan mengubah ruang tunggu pelayanan kepolisian menjadi ruang yang lebih edukatif dan ramah masyarakat.

Baca Juga :  Trump Makin Beringas 'Hajar' Ekonomi China, Industri AS Justru Panik dan Kebingungan

“Selama ini ruang tunggu identik dengan tempat menanti. Sekarang kami ingin mengubahnya menjadi ruang yang memberi nilai tambah. Masyarakat bisa membaca, anak-anak bisa menikmati konten edukatif, sehingga waktu tunggu tidak terasa sia-sia,” kata Heny kepada wartawan.

Menurutnya, pembenahan ruang pelayanan publik tidak hanya berkaitan dengan kecepatan layanan, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan pengalaman psikologis masyarakat saat berurusan dengan institusi negara.

“Pelayanan yang baik bukan hanya cepat, tetapi juga menenangkan, relevan dengan perkembangan zaman, dan mengikuti kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lombok Utara, Drs. Rusdianto, menyebut kehadiran pojok baca di lingkungan Polres merupakan bagian dari strategi perluasan akses literasi ke ruang-ruang publik yang selama ini tidak identik dengan aktivitas membaca.

“Kita tidak bisa lagi menunggu masyarakat datang ke perpustakaan. Kita harus menjemput pembaca. Kantor pelayanan publik seperti Polres adalah titik temu warga yang sangat strategis,” kata Rusdianto.

Baca Juga :  BEI Dorong Literasi Generasi Muda Lewat Penghargaan GI BEI 2024

Ia mengakui bahwa tantangan literasi saat ini semakin kompleks, terutama dengan dominasi gawai dan konten instan. Karena itu, pendekatan yang dilakukan bukan menolak teknologi, melainkan mengintegrasikannya dengan upaya peningkatan minat baca.

“Perpustakaan hari ini tidak bisa hanya menjadi gudang buku. Ia harus hadir di tengah aktivitas warga, termasuk di ruang tunggu pelayanan publik,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag SDM Polres Lombok Utara, AKP Agus Rahman, mengatakan fasilitas literasi tersebut akan ditempatkan langsung di ruang tunggu pelayanan SIM dan SKCK agar mudah diakses masyarakat.

“Kami mewakili Kapolres Lombok Utara menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah. Fasilitas ini sangat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Agus Rahman.

Baca Juga :  Pria 55 Tahun Tenggelam di Kali Sokong, Ini Kronologinya

Ia berharap keberadaan pojok baca dan perpustakaan digital ini dapat menciptakan suasana pelayanan yang lebih humanis, sekaligus memberikan manfaat edukatif bagi warga yang sedang mengurus administrasi kepolisian.

Lebih dari sekadar penambahan fasilitas, program ini mencerminkan perubahan pendekatan pelayanan publik di Polres Lombok Utara—dari pelayanan administratif semata menuju pelayanan yang juga memperhatikan aspek edukasi, kenyamanan, dan kualitas interaksi dengan masyarakat.

Polres Lombok Utara menilai, langkah kecil dari ruang tunggu ini diharapkan mampu menghadirkan pesan yang lebih besar: negara tidak hanya hadir untuk mengatur, tetapi juga untuk mendidik dan melayani warganya dengan lebih manusiawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *