BisnisEkonomi

Ekonomi NTB Melejit 12,49% di Akhir 2025, Ekspor Tembus 103 Persen

×

Ekonomi NTB Melejit 12,49% di Akhir 2025, Ekspor Tembus 103 Persen

Sebarkan artikel ini
Ekonomi NTB Melejit 12,49% di Akhir 2025, Ekspor Tembus 103 Persen

Mataram, Jurnalekbis.com – Kinerja ekonomi Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan lonjakan signifikan pada penghujung 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB mencatat pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 12,49 persen pada Triwulan IV-2025 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/y-on-y). Lonjakan ini terutama ditopang sektor industri pengolahan serta ekspor yang melesat tajam.

Kepala BPS Provinsi NTB, Wahyudin, menyebutkan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) NTB pada Triwulan IV-2025 atas dasar harga berlaku mencapai Rp 52,04 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 sebesar Rp 30,07 triliun.

“Secara tahunan, ekonomi NTB tumbuh 12,49 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha industri pengolahan sebesar 137,78 persen,” kata Wahyudin.

Baca Juga :  Cakupan Jaringan Indosat Capai 98% di Jatim, Target 100% 2025

Tak hanya tumbuh secara tahunan, ekonomi NTB juga mencatat kenaikan 3,97 persen dibanding Triwulan III-2025 (quarter-to-quarter/q-to-q). Dari sisi produksi, sektor pertambangan dan penggalian menjadi penyumbang terbesar dengan pertumbuhan mencapai 25,32 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mencatat pertumbuhan paling tinggi secara kuartalan, yakni 64,09 persen. Menurut Wahyudin, lonjakan ekspor menjadi sinyal kuat meningkatnya aktivitas ekonomi NTB, khususnya pada sektor-sektor unggulan berbasis sumber daya dan industri.

“Ekspor memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi triwulan ini,” ujarnya.

Secara tahunan, kinerja ekspor bahkan melonjak lebih tinggi lagi. BPS mencatat ekspor barang dan jasa tumbuh hingga 103,11 persen, menjadikannya komponen pengeluaran dengan pertumbuhan tertinggi pada Triwulan IV-2025.

Baca Juga :  100 Hari Kerja, BAZNAS NTB Himpun Rp18,3 Miliar ZIS dan Salurkan Beragam Program Sosial

Capaian tersebut menunjukkan peran pasar eksternal semakin penting dalam menopang ekonomi NTB di tengah dinamika ekonomi nasional.

Jika dilihat secara kumulatif sepanjang 2025, yakni dari Triwulan I hingga Triwulan IV-2025 dibandingkan periode yang sama tahun 2024 (cumulative-to-cumulative/c-to-c), ekonomi NTB tumbuh 3,22 persen.

Dalam periode ini, sektor industri pengolahan kembali mencatat pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi sebesar 76,37 persen. Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi penopang utama dengan pertumbuhan 4,49 persen, menandakan daya beli masyarakat relatif terjaga.

Wahyudin menilai kombinasi penguatan industri pengolahan, ekspor, dan konsumsi domestik menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi NTB ke depan.

“Ini menunjukkan struktur ekonomi NTB mulai bergerak lebih seimbang, tidak hanya bertumpu pada sektor primer, tetapi juga mulai menguat di sektor pengolahan dan konsumsi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  PINTAR dan Kemenaker Siapkan Talenta Muda Masukin Dunia Kerja

BPS berharap tren positif ini dapat terus dijaga melalui penguatan sektor produktif, peningkatan investasi, serta perluasan akses pasar, sehingga pertumbuhan ekonomi NTB semakin inklusif dan berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *