Lombok Timur, Jurnalekbis.com – Nama Bripka Agus Salim bukanlah sosok asing bagi warga Desa Bagik Papan, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejak 2014, polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas ini dikenal luas karena konsistensinya membantu masyarakat lewat berbagai aksi sosial, mulai dari penyediaan ambulans gratis hingga rehabilitasi rumah warga tak layak huni.
Tak sekadar menjalankan tugas pengamanan wilayah, Bripka Agus Salim aktif terjun langsung ke persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Ia rutin menyalurkan bantuan kursi roda dan tongkat secara cuma-cuma kepada penyandang disabilitas dan warga lanjut usia yang membutuhkan.

Selain itu, Agus juga menginisiasi program bedah rumah bagi warga kurang mampu, khususnya anak yatim piatu dan lansia. Rumah-rumah yang sebelumnya tidak layak huni diperbaiki secara bertahap melalui kolaborasi dengan relawan serta donatur.
Namun, salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lombok Timur adalah layanan ambulans gratis. Kendaraan tersebut disediakan untuk mengantar pasien ke RSUD setempat maupun rumah sakit rujukan di Mataram, termasuk RSUP, tanpa memungut biaya sepeser pun.
“Yang penting masyarakat bisa tertolong dulu. Soal biaya belakangan. Saya hanya ingin membantu semampu saya,” ujar Bripka Agus Salim saat ditemui di sela aktivitasnya.
Kiprah sosial tersebut membuat namanya kerap diperbincangkan warga. Tak sedikit masyarakat yang mendorongnya untuk mengikuti pemilihan kandidat Hoegeng Awards sebagai perwakilan Polres Lombok Timur maupun Polda NTB, mengingat dedikasinya dinilai melampaui tugas formal sebagai aparat kepolisian.


Perjalanan Bripka Agus Salim juga menarik perhatian media nasional. Ia beberapa kali diundang tampil dalam siaran langsung maupun liputan khusus di sejumlah stasiun televisi seperti TV One, Metro TV, Trans TV, dan Kompas TV. Di tingkat lokal, hampir seluruh televisi di Pulau Lombok pernah menghadirkan sosoknya, termasuk dalam berbagai program podcast komunitas.
Atas kegigihannya membantu sesama, Agus telah menerima beragam penghargaan, baik dari institusi kepolisian maupun lembaga eksternal. Di antaranya apresiasi dari DPR RI, DPRD Provinsi NTB, DPRD Kabupaten Lombok Timur, hingga penghargaan langsung dari Gubernur dan Bupati.
Dari internal Polri, Bripka Agus Salim juga kerap mendapatkan penghargaan dari Mabes Polri, Kapolda NTB, serta Kapolres Lombok Timur atas dedikasi dan pengabdian sosialnya.
Meski telah menerima banyak apresiasi, Agus menegaskan dirinya tidak pernah mengejar penghargaan. Baginya, membantu masyarakat adalah bagian dari panggilan nurani.
“Saya hanya menjalankan tugas sebagai polisi dan sebagai manusia. Kalau masih bisa bermanfaat, saya akan terus bergerak,” katanya.
Kehadiran Bripka Agus Salim menjadi bukti bahwa peran polisi di tengah masyarakat tak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga dapat menjadi penggerak kepedulian sosial—sekaligus inspirasi bahwa pelayanan kemanusiaan bisa dimulai dari langkah sederhana.













