BisnisGaya Hidup

ITDC Gelar Tabligh Akbar Ramadan Mandalika 2026, TGB Tekankan Pentingnya Ukhuwah

×

ITDC Gelar Tabligh Akbar Ramadan Mandalika 2026, TGB Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Sebarkan artikel ini
ITDC Gelar Tabligh Akbar Ramadan Mandalika 2026, TGB Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Lombok Tengah, Jurnalekbis.com – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar Tabligh Akbar di Masjid Nurul Bilad, kawasan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok Tengah, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menghadirkan ulama nasional Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) sebagai penceramah utama dalam rangkaian program Berkah Ramadan Mandalika 2026.

Tabligh Akbar tersebut menjadi salah satu agenda keagamaan yang digelar pengelola kawasan pariwisata Mandalika selama bulan suci Ramadan. Selain memperkuat nilai spiritual, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mempererat hubungan antara pengelola kawasan dengan masyarakat yang tinggal di desa-desa penyangga sekitar KEK Mandalika.

Pelaksana tugas General Manager The Mandalika, Agus Setiawan, mengatakan kegiatan Tabligh Akbar merupakan bagian dari upaya ITDC menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat sekaligus menghadirkan ruang kebersamaan antara tokoh agama, masyarakat, dan pengelola kawasan.

“Kami ingin terus menjaga kedekatan dengan masyarakat dan tokoh agama di sekitar KEK Mandalika. Kehadiran TGB diharapkan dapat memberikan tausiyah yang menyejukkan sekaligus memperkuat pesan damai dan kebersamaan di bulan suci Ramadan,” ujar Agus dalam keterangan tertulis.

Baca Juga :  Vanili Organik NTB Melenggang ke Amerika, Mutiara Laut ke Australia

Dalam tausiyahnya, TGB menekankan pentingnya menjaga ukhuwah atau persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat, terlebih dalam momentum Ramadan yang sarat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Selain Tabligh Akbar, ITDC juga menggelar kegiatan Safari Masjid di sejumlah desa yang berada di sekitar kawasan KEK Mandalika. Program ini berlangsung selama dua hari, Kamis (5/3) hingga Jumat (6/3), sebagai bagian dari upaya memperkuat silaturahmi dengan masyarakat setempat.

Beberapa masjid yang menjadi lokasi Safari Masjid antara lain Masjid Labaik Lambeng di Dusun Lambeng, Desa Sukadana; Masjid Nurul Huda Peluk di Dusun Peluk, Desa Rembitan; serta Masjid Baburrahmah Sebute di Dusun Sebute, Desa Pengengat.

Selain itu, kegiatan juga dilakukan di Masjid Nurul Ikhsan Seko di Dusun Seko, Desa Sengkol; Masjid Tambihul Ghafilin di Desa Kuta; Masjid Raudhatul Jannah Bungawa di Desa Prabu; serta Masjid Al Amin Montong Gerantung di Dusun Montong Gerantung, Desa Mertak.

Baca Juga :  Toko Baru MR.D.I.Y. Sambangi Sumbawa, Belanja Hemat Kini Lebih Dekat

Menurut Agus, kegiatan Safari Masjid bukan sekadar agenda kunjungan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana dialog langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pengelola kawasan dapat mendengar aspirasi warga sekaligus memperkuat hubungan yang selama ini telah terjalin.

“Safari Masjid menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat. Kami ingin hubungan antara pengelola kawasan dan masyarakat sekitar tetap harmonis,” katanya.

ITDC juga berencana melaksanakan salat tarawih bersama di beberapa masjid sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan. Salat berjamaah tersebut akan melibatkan jajaran manajemen ITDC, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Di sisi lain, rangkaian Berkah Ramadan Mandalika 2026 juga diisi dengan kegiatan sosial berupa pembagian takjil gratis kepada masyarakat. Program ini dijadwalkan berlangsung mulai pekan kedua Maret 2026 di beberapa titik di kawasan KEK Mandalika.

Baca Juga :  Emak-Emak Nasabah BTPN Syariah Berdaya Berkat Pendampingan Eksklusif Program Bestee

Melalui berbagai kegiatan tersebut, ITDC berharap momentum Ramadan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan sosial sekaligus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat sekitar kawasan pariwisata Mandalika.

“Harapannya, momentum Ramadan ini dapat semakin memperkuat hubungan harmonis antara pengelola kawasan, masyarakat, dan para pemangku kepentingan lainnya,” ujar Agus.

Kawasan Mandalika sendiri merupakan salah satu destinasi pariwisata prioritas nasional yang terus dikembangkan sebagai pusat pariwisata berkelas dunia di Nusa Tenggara Barat. Di tengah pengembangan tersebut, berbagai kegiatan sosial dan keagamaan terus diupayakan untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan kawasan dan kehidupan masyarakat lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *