Nasional

BREAKING: KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Gerbong Wanita Ringsek—Penumpang Terjepit

×

BREAKING: KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Gerbong Wanita Ringsek—Penumpang Terjepit

Sebarkan artikel ini
BREAKING: KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Gerbong Wanita Ringsek—Penumpang Terjepit

Bekasi, Jurnalekbis.com – Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam sekitar pukul 20.57 WIB. Sebuah KRL Commuter Line ditabrak dari belakang oleh kereta jarak jauh, menyebabkan gerbong khusus wanita di bagian paling belakang mengalami kerusakan parah dan sejumlah penumpang dilaporkan terjepit serta luka-luka.

Insiden nahas itu diduga dipicu oleh sebuah mobil yang mogok di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur. Kendaraan tersebut menghambat laju perjalanan kereta, sehingga KRL yang tengah melintas terpaksa berhenti dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Namun, dalam kondisi berhenti itulah, KRL justru ditabrak dari arah belakang oleh kereta jarak jauh jenis Argo Bromo Anggrek. Benturan keras tak terhindarkan.

Baca Juga :  Jalan Tol IKN Menuju HUT RI ke-79: Hampir Siap, Muluskan Akses Menuju Ibu Kota Baru!

“Sekitar lima menit kereta yang saya naiki sempat berhenti, lalu tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh kereta jarak jauh,” ujar Maksus, salah satu penumpang yang menjadi saksi mata di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, bagian yang paling parah terdampak adalah gerbong wanita yang berada di posisi paling belakang rangkaian KRL. Kondisi gerbong tersebut ringsek parah akibat hantaman.

“Gerbong wanita hampir setengah dimasuki kepala kereta jarak jauh,” kata Maksus.

Akibat benturan tersebut, sejumlah penumpang dilaporkan terjepit di dalam gerbong. Kepanikan pun terjadi di dalam kereta, terutama di gerbong yang terdampak langsung tabrakan.

Hingga sekitar 30 menit pascakejadian, proses evakuasi masih terus berlangsung. Petugas bersama warga berupaya mengevakuasi korban dari dalam gerbong yang rusak parah.

Baca Juga :  Deklarasi Ormas Gerakan Rakyat: Membangun Indonesia Menyala

“Ada yang luka parah, sementara ditaruh di mushala dekat stasiun,” ungkap Maksus.

Belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai jumlah pasti korban maupun penyebab pasti kecelakaan. Namun, dugaan awal mengarah pada terganggunya jalur akibat kendaraan mogok di perlintasan yang berujung pada berhentinya KRL di jalur aktif.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan di perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan dalam operasional kereta api di Indonesia.

Petugas masih melakukan penanganan di lokasi, sementara arus perjalanan kereta api di lintas tersebut dilaporkan mengalami gangguan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *