Haji

PPIH Tegas Larang Pungli Jasa Kursi Roda Jemaah Haji

×

PPIH Tegas Larang Pungli Jasa Kursi Roda Jemaah Haji

Sebarkan artikel ini
PPIH Tegas Larang Pungli Jasa Kursi Roda Jemaah Haji

Makkah, Jurnalekbis.com — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menegaskan larangan praktik pungutan liar dalam layanan kursi roda atau jasa dorong bagi jemaah lanjut usia, disabilitas, dan jemaah dengan keterbatasan mobilitas selama pelaksanaan ibadah haji 2026 di Arab Saudi.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Asseaff, mengatakan layanan kursi roda kini diperketat melalui sistem pengawasan dan kartu kendali resmi guna mencegah praktik jasa dorong non-prosedural di lapangan.

“Seluruh petugas dilarang keras meminta atau menerima imbalan dalam bentuk apa pun dari jemaah. Praktik pungutan liar tidak dapat ditoleransi dan akan dikenakan sanksi tegas,” kata Maria dalam keterangannya.

Menurutnya, layanan kursi roda diberikan secara terstandar dan terkoordinasi, baik di sektor layanan, transportasi antarkota, maupun di area Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Setiap pengguna layanan maupun petugas wajib memiliki kartu kendali yang diterbitkan PPIH.

Baca Juga :  Jelang Berangkat Haji, CJH Lombok Serbu Penukaran Riyal di Asrama Haji

PPIH juga meminta jemaah menggunakan layanan resmi dan tidak memakai jasa dorong liar yang tidak berada dalam pengawasan petugas.

“Kami menghimbau jemaah agar selalu berkoordinasi dengan petugas kloter dan sektor apabila membutuhkan bantuan mobilitas,” ujarnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin keselamatan jemaah, memastikan kepastian layanan, sekaligus mencegah tarif tidak wajar dan risiko keamanan selama proses ibadah berlangsung.

Selain pengawasan layanan kursi roda, PPIH juga mengingatkan jemaah agar tidak membawa barang bawaan berlebihan selama perjalanan dari Madinah menuju Makkah. Barang yang terlalu banyak dinilai dapat menghambat mobilitas, memperlambat distribusi bagasi, hingga mengganggu kenyamanan perjalanan.

Di sisi lain, jemaah juga diminta mewaspadai suhu ekstrem di Arab Saudi yang saat ini mencapai 39 hingga 42 derajat Celsius pada siang hari.

Baca Juga :  Kloter Pertama Haji Lombok Lepas Landas, BIZAM Tingkatkan Fasilitas untuk Lansia

PPIH mengimbau jemaah menggunakan alat pelindung sederhana seperti payung, topi, masker, serta alas kaki yang nyaman untuk mengurangi risiko kelelahan akibat cuaca panas.

“Jangan lupa membawa air minum dan rutin mengonsumsi air setiap jam untuk menghindari dehidrasi,” kata Maria.

PPIH meminta seluruh jemaah memprioritaskan kesehatan dan segera melapor kepada petugas kesehatan apabila mengalami gangguan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *