Jurnalekbis.com – Pertamina menambah pasokan BBM hingga 30 persen di jalur wisata dan akses menuju Pertamina Mandalika International Circuit (PMIC) menjelang MotoGP Mandalika 2026. Langkah ini untuk mengantisipasi kenaikan mobilitas masyarakat, wisatawan, dan pelaku usaha selama ajang balap internasional tersebut.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga menyiapkan lima armada kapal dengan total kapasitas sekitar 34.400 kiloliter (KL) untuk menjaga kelancaran suplai energi di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan perusahaan terus memantau stok, distribusi, dan pelayanan BBM serta LPG di lapangan.
“Pertamina terus melakukan monitoring stok, optimalisasi distribusi, dan pemantauan kondisi penyaluran di lapangan,” ujar Ahad.
Menurut Ahad, penambahan pasokan tidak menggunakan angka yang sama untuk setiap SPBU. Pertamina menyesuaikannya dengan throughput harian dan perkembangan permintaan di masing-masing lokasi.
Pertamina memusatkan perhatian pada tujuh SPBU yang berada di jalur wisata dan akses menuju kawasan Mandalika. Tiga SPBU berada di Lombok Tengah, dua di Lombok Barat, dan dua lainnya di Kota Mataram.
Selain stok BBM, Pertamina memantau pergerakan distribusi sejak titik suplai hingga lembaga penyalur. Jika permintaan meningkat di suatu wilayah, pola distribusi dapat disesuaikan agar pasokan tetap tersedia.
Antrean kendaraan di SPBU juga menjadi perhatian. Lonjakan mobilitas selama MotoGP berpotensi meningkatkan aktivitas pengisian BBM. Pertamina meminta pengelola SPBU mengatur pelayanan dan antrean agar tidak menghambat akses maupun arus lalu lintas di sekitar lokasi.
“Apabila terdapat peningkatan antrean di SPBU, kami melakukan monitoring dan evaluasi untuk mengetahui kondisi serta penyebabnya,” kata Ahad.
Dari sisi armada laut, lima kapal yang disiapkan Pertamina merupakan tipe Small Tanker II dengan kapasitas masing-masing sekitar 3.500–6.499 DWT. Kesiapan armada tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga kesinambungan suplai energi ke NTB.
Pertamina juga memperkuat pemantauan LPG. Penyaluran melalui agen dan pangkalan resmi terus dievaluasi untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat serta sektor usaha yang berpotensi meningkat selama periode MotoGP.
Ahad memastikan Pertamina akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Monitoring dilakukan secara berkala untuk melihat perubahan konsumsi dan menentukan langkah distribusi berikutnya.
“Kami berkomitmen menjaga keandalan layanan energi selama gelaran MotoGP Mandalika,” ujarnya.
Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan serta menghindari pembelian berlebihan. Informasi layanan Pertamina tersedia melalui aplikasi MyPertamina dan Pertamina Contact Center 135.












